Is taking five standard aspirin tablets (≈400 mg) safe for a patient with chronic kidney disease?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 6, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Keamanan Aspirin pada Penyakit Ginjal Kronik

Aspirin dosis rendah (75-100 mg/hari) aman dan direkomendasikan untuk pencegahan sekunder pada pasien PGK dengan penyakit kardiovaskular yang sudah terkonfirmasi, tetapi TIDAK direkomendasikan untuk pencegahan primer karena risiko perdarahan yang meningkat tanpa manfaat kardiovaskular yang jelas. 1, 2

Pencegahan Sekunder (Pasien dengan Riwayat Penyakit Jantung/Stroke)

Gunakan aspirin 75-100 mg sekali sehari pada semua pasien PGK dengan 2, 3:

  • Riwayat infark miokard
  • Riwayat stroke iskemik
  • Riwayat revaskularisasi koroner
  • Penyakit arteri perifer yang terdokumentasi

Pedoman dari American College of Cardiology, American Heart Association, NICE, dan KDIGO semuanya merekomendasikan aspirin untuk pencegahan sekunder pada PGK, meskipun dengan peringatan eksplisit tentang peningkatan risiko perdarahan. 1, 2 Manfaat kardiovaskular melebihi risiko perdarahan pada populasi spesifik ini. 2

Pencegahan Primer (Pasien TANPA Riwayat Penyakit Jantung/Stroke)

HINDARI penggunaan aspirin untuk pencegahan primer pada PGK. 1, 2

Alasan penghindaran 1, 4:

  • Meta-analisis menunjukkan TIDAK ada pengurangan signifikan dalam kejadian kardiovaskular mayor (RR 0.92; 95% CI 0.49-1.73; p=0.79) 4
  • Risiko perdarahan mayor meningkat hampir 2 kali lipat (RR 1.98; 95% CI 1.11-3.52; p=0.02) 4
  • Tidak ada pengurangan mortalitas yang signifikan secara statistik 4

Pengecualian yang mungkin dipertimbangkan: Pasien dengan GFR 30-45 ml/min DAN fitur risiko tinggi tambahan, meskipun ini tetap kontroversial dan harus ditimbang secara hati-hati. 2

Dosis yang Tepat untuk PGK

Jika aspirin diindikasikan 3:

  • Dosis pemeliharaan: 75-100 mg sekali sehari
  • Dosis loading (untuk sindrom koroner akut): 150-300 mg oral
  • Tidak diperlukan penyesuaian dosis khusus berdasarkan tingkat fungsi ginjal 3

Pemantauan dan Pertimbangan Keamanan

Lakukan pemantauan berikut pada pasien PGK yang menggunakan aspirin 2:

  • Fungsi ginjal: Baseline, 1-2 minggu setelah memulai, kemudian setiap 3-6 bulan
  • Riwayat perdarahan: Evaluasi riwayat perdarahan gastrointestinal, penyakit ulkus peptikum
  • Obat bersamaan: Hindari NSAID atau inhibitor COX-2 bersamaan dengan aspirin pada pasien PGK karena risiko gabungan cedera ginjal akut, perburukan gagal jantung, dan disfungsi platelet yang diperburuk 2

Peringatan Khusus untuk Pasien dengan Berat Badan Rendah

Berhati-hatilah pada pasien dengan berat badan <60 kg. Studi observasional menunjukkan peningkatan signifikan risiko kejadian kardiovaskular pada pasien PGK dengan berat badan rendah yang menggunakan aspirin (HR 4.014; p=0.019). 5 Pertimbangkan untuk menghindari aspirin pada kelompok ini kecuali untuk indikasi pencegahan sekunder yang kuat.

Alternatif Jika Aspirin Tidak Dapat Ditoleransi

Jika aspirin tidak dapat ditoleransi 2, 3:

  • Clopidogrel 75 mg sekali sehari (tidak perlu penyesuaian dosis pada PGK)
  • Ticagrelor 90 mg dua kali sehari (tidak perlu penyesuaian dosis pada PGK)
  • HINDARI pada PGK stadium 5 karena data keamanan yang tidak memadai 2
  • Perhatian: 50-80% pasien penyakit ginjal tahap akhir menunjukkan resistensi clopidogrel, meskipun signifikansi klinis masih tidak pasti 1, 2

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • JANGAN menahan aspirin secara empiris pada pasien dengan infark miokard, stroke, atau revaskularisasi koroner yang terdokumentasi sebelumnya - manfaat pencegahan sekunder sudah mapan bahkan dengan peningkatan risiko perdarahan 2
  • JANGAN mengasumsikan semua pasien PGK memiliki risiko kardiovaskular yang tinggi secara seragam - gunakan alat prediksi risiko yang tervalidasi untuk stratifikasi risiko 2
  • JANGAN meresepkan NSAID atau inhibitor COX-2 bersamaan dengan aspirin pada pasien PGK 2
  • JANGAN menggunakan dosis tinggi aspirin (>100 mg/hari) karena dapat menyebabkan nefrotoksisitas, retensi cairan, dan memperburuk gagal jantung 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Aspirin Use in Chronic Kidney Disease

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Medication Dosing in Chronic Kidney Disease

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Related Questions

Is low-dose aspirin (acetylsalicylic acid) safe to use with Angiotensin Receptor Blockers (ARBs) in patients with Chronic Kidney Disease (CKD)?
Is low-dose aspirin (acetylsalicylic acid) contraindicated in patients with essential fibrosis and stage 2 Chronic Kidney Disease (CKD) with an estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR) of 77?
Should a patient with uncontrolled hypertension and suspected Chronic Kidney Disease (CKD) be on daily aspirin (acetylsalicylic acid), and if so, what dose?
Is aspirin therapy recommended for a diabetic patient with Chronic Kidney Disease (CKD) Stage 5D and peripheral vascular atherosclerosis who is asymptomatic?
What are the guidelines for using low-dose aspirin (acetylsalicylic acid) in patients with Chronic Kidney Disease (CKD) stage 4?
Can Kenacort (triamcinolone acetonide) be administered intramuscularly in the shoulder (deltoid) muscle?
Is clonidine contraindicated in a patient who has undergone kidney transplantation?
Can Kenacort (triamcinolone acetonide) be injected into the trapezius muscle?
In an older adult with a few‑year history of slowly progressive memory loss, who remains independent in activities of daily living (ADLs) and instrumental activities of daily living (IADLs) and denies falls or wandering, what is the most appropriate next step in evaluation and management?
How should shingles (herpes zoster) be managed in adults, including antiviral therapy, pain control, and vaccination recommendations?
What are the most effective non‑pharmacologic strategies to prevent an older adult with dementia from moving or hiding items, and when is low‑dose antipsychotic medication (e.g., risperidone) appropriate?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.