Teknik Injeksi Subacromial-Subdeltoid (SASD)
Pendekatan dan Akurasi Injeksi
Gunakan pendekatan lateral untuk injeksi bursa subacromial-subdeltoid karena memiliki tingkat akurasi tertinggi (92%) dibandingkan pendekatan anterior (84%) atau posterior (56%), terutama pada pasien perempuan. 1
Pemilihan Pendekatan Berdasarkan Jenis Kelamin
Pada pasien laki-laki: Semua pendekatan (posterior, anterior, lateral) memiliki akurasi yang sebanding (89-93%), sehingga dapat dipilih berdasarkan kenyamanan operator 1
Pada pasien perempuan: Hindari pendekatan posterior karena akurasi sangat rendah (38%), gunakan pendekatan lateral (91%) atau anterior (77%) 1
Pendekatan posterior secara keseluruhan memiliki akurasi terendah dan tidak direkomendasikan sebagai pilihan utama 1, 2
Posisi Pasien dan Persiapan
Posisikan pasien dalam posisi duduk atau berbaring yang nyaman dengan bahu yang akan diinjeksi dapat diakses dengan mudah 3
Lakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) sebelum prosedur untuk mengidentifikasi struktur anatomi, variasi anatomis, dan memastikan tidak ada kontraindikasi 3
Pastikan tidak ada kontraindikasi absolut seperti infeksi lokal, alergi terhadap obat yang akan diinjeksikan, atau gangguan koagulasi yang tidak terkontrol 3
Gunakan teknik aseptik ketat termasuk desinfeksi area injeksi dan penggunaan sarung tangan steril 3
Teknik Injeksi dengan Panduan USG
Injeksi bursa SASD harus dilakukan dengan panduan ultrasonografi untuk memastikan akurasi penempatan jarum dan menghindari struktur neurovaskular. 4, 3
Keuntungan Panduan USG
Panduan USG menghasilkan perbaikan yang signifikan lebih besar pada abduksi pasif bahu dan beberapa parameter kualitas hidup dibandingkan injeksi tanpa panduan 4
USG memungkinkan identifikasi struktur vaskular, saraf, dan tendon di jalur jarum untuk menghindari cedera iatrogenik 3
Panduan USG memastikan obat diinjeksikan ke lokasi yang tepat dalam bursa 3
Prosedur Injeksi
Gunakan probe USG untuk mengidentifikasi bursa subacromial-subdeltoid dan hubungannya dengan struktur sekitarnya 3
Untuk pendekatan lateral: Masukkan jarum dari sisi lateral acromion, arahkan ke ruang subacromial dengan sudut yang sesuai 1
Visualisasikan ujung jarum secara real-time dengan USG selama insersi untuk memastikan penempatan yang akurat 3
Aspirasi terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada darah (menghindari pembuluh darah) 3
Komposisi dan Volume Injeksi
Gunakan campuran kortikosteroid (misalnya 0,5 mL suspensi deksametason) dengan anestesi lokal (3 mL lidokain) 4
Pada kasus dengan efusi bursa yang signifikan, lakukan aspirasi cairan bursa terlebih dahulu sebelum injeksi kortikosteroid untuk hasil yang lebih optimal 5
Kombinasi aspirasi cairan bursa dan injeksi kortikosteroid direkomendasikan khususnya pada pasien dengan robekan rotator cuff yang tidak responsif terhadap manajemen konservatif sebelumnya 5
Peringatan Penting
Injeksi kortikosteroid subacromial harus digunakan hanya untuk gejala persisten setelah 4-6 minggu terapi konservatif awal (fisioterapi dan NSAID) 6
Hindari injeksi berulang yang terlalu sering karena dapat menyebabkan kerusakan tendon 6
Pasien harus diedukasi bahwa injeksi adalah bagian dari manajemen multimodal, bukan pengganti terapi fisik dan modifikasi aktivitas 6
Prosedur ini hampir tidak menimbulkan rasa sakit dan dapat diselesaikan dalam beberapa menit jika dilakukan oleh dokter berpengalaman dengan teknik yang benar 3