Teknik Injeksi Subacromial-Subdeltoid Bursa (SASD)
Pendekatan dan Teknik Injeksi
Injeksi bursa subacromial-subdeltoid dapat dilakukan secara blind (palpasi) atau dengan panduan ultrasound, dengan kedua teknik menunjukkan akurasi yang sama dalam menempatkan jarum ke dalam bursa. 1
Persiapan Injeksi
- Identifikasi kontraindikasi absolut sebelum melakukan injeksi kortikosteroid lokal 2
- Periksa dokumentasi pasien untuk memastikan tidak ada kontraindikasi terkait prosedur 2
- Pastikan prosedur dilakukan oleh dokter berpengalaman untuk meminimalkan rasa sakit dan mempersingkat waktu prosedur 2
Teknik Blind Injection (Palpasi)
- Injeksi blind ke dalam bursa SASD yang dilakukan oleh ahli bedah ortopedi berpengalaman memiliki akurasi yang sama dengan injeksi dengan panduan ultrasound 1
- Teknik blind dapat digunakan sebagai prosedur rutin harian karena terbukti reliabel 1
- Campuran yang diinjeksikan: 20 mg triamcinolone atau dexamethasone 0.5 mL dicampur dengan 3-4 mL lidocaine 1, 3, 4
Teknik Ultrasound-Guided Injection
Injeksi dengan panduan ultrasound menghasilkan perbaikan yang lebih signifikan dalam abduksi pasif bahu dan beberapa aspek kualitas hidup dibandingkan injeksi palpasi. 3
Keuntungan Panduan Ultrasound:
- Memungkinkan identifikasi struktur vaskular, saraf, dan tendon di jalur jarum untuk menghindari struktur tersebut 2
- Memastikan obat diinjeksikan ke lokasi yang tepat 2
- Menghasilkan perbaikan lebih besar dalam abduksi pasif bahu dan skor fungsi fisik SF-36 3
- Efektif dalam memandu jarum ke bursa subacromial pada pasien dengan bursitis subacromial kronis 3
Indikasi Khusus untuk Panduan Ultrasound:
- Kasus sulit dengan anatomi yang berubah pasca operasi 1
- Ketika tidak ada hasil klinis yang efektif dari injeksi blind sebelumnya 1
- Untuk memastikan penempatan yang akurat pada pasien dengan bursitis kronis 3, 4
Posisi Pasien dan Operator
- Posisi pasien harus memungkinkan akses optimal ke bursa subacromial-subdeltoid 2
- Operator harus memposisikan diri untuk visualisasi ultrasound yang optimal jika menggunakan panduan imaging 2
Komposisi Injeksi yang Direkomendasikan
Kortikosteroid terbukti lebih efektif dibandingkan asam hialuronat atau normal saline untuk bursitis subacromial kronis. 4
- Pilihan pertama: 20 mg triamcinolone acetonide dicampur dengan 3-4 mL lidocaine 1, 4
- Alternatif: Dexamethasone 0.5 mL dicampur dengan 3 mL lidocaine 3
- Jumlah injeksi: 2-3 kali injeksi untuk hasil optimal 4, 5
Peringatan Penting
- Hindari injeksi kortikosteroid lokal pada tendon Achilles atau area insersinya karena risiko ruptur 6
- Injeksi kortikosteroid hanya direkomendasikan setelah 4-6 minggu terapi konservatif awal (fisioterapi dan NSAID) tidak memberikan perbaikan 7, 8
- Tingkat kekambuhan lebih tinggi pada kelompok injeksi kortikosteroid (36.1%) dibandingkan fisioterapi saja (7.5%) 5
Algoritma Pemilihan Teknik
- Kasus standar dengan anatomi normal: Gunakan teknik blind oleh operator berpengalaman 1
- Kasus dengan anatomi berubah atau pasca operasi: Gunakan panduan ultrasound 1
- Kegagalan injeksi blind sebelumnya: Pertimbangkan panduan ultrasound 1
- Untuk hasil optimal pada abduksi pasif: Prioritaskan panduan ultrasound 3
Kombinasi dengan Terapi Lain
Kombinasi injeksi kortikosteroid dengan fisioterapi memberikan hasil superior dibandingkan fisioterapi saja, namun fisioterapi saja memiliki tingkat kekambuhan paling rendah. 5
- Injeksi kortikosteroid atau kombinasi dengan fisioterapi lebih superior dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi dibandingkan fisioterapi saja pada 8 minggu 5
- Namun, tingkat kekambuhan terendah (7.5%) ditemukan pada kelompok fisioterapi saja 5
- Pertimbangkan kombinasi untuk relief nyeri jangka pendek yang memfasilitasi partisipasi dalam terapi latihan 8