What are the symptoms classified as mild, moderate, severe, and life-threatening reactions according to the British Committee for Standards in Haematology (BCSH) guideline?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: April 21, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Research

Menurut BCSH (British Committee for Standards in Haematology) Guidelines, reaksi transfusi diklasifikasikan berdasarkan tingkat keparahannya menjadi ringan, sedang, berat, dan mengancam jiwa. Reaksi ringan biasanya meliputi urtikaria lokal, pruritus, dan demam ringan tanpa gejala lain. Reaksi sedang melibatkan urtikaria yang lebih luas, flushing, demam, dispnea ringan, dan hipotensi ringan yang respons cepat terhadap pengobatan. Reaksi berat termasuk hipotensi signifikan yang memerlukan vasopressor, distress pernapasan yang memerlukan bronkodilator, dan rigors atau demam berat. Reaksi mengancam jiwa memanifestasikan sebagai anafilaksis dengan kompromi saluran napas, hipotensi berat yang tidak responsif terhadap pengobatan, bronkospasme berat, dan gejala kolaps kardiovaskular. Klasifikasi ini membantu klinisi menentukan intervensi yang tepat, dengan reaksi ringan sering hanya memerlukan pengobatan simtomatik dan observasi, sedangkan reaksi mengancam jiwa memerlukan penghentian transfusi segera, perawatan dukungan intensif, dan potensi tindakan resusitasi 1, 2, 3, 4, 5. Pengkajian tingkat keparahan membantu menentukan urgensi dan intensitas respons medis yang diperlukan untuk mengelola reaksi transfusi secara efektif. Namun, perlu diingat bahwa gejala-gejala tersebut dapat bervariasi dan tidak semua reaksi transfusi dapat diklasifikasikan dengan jelas ke dalam salah satu kategori tersebut. Oleh karena itu, penting untuk melakukan evaluasi yang teliti dan segera terhadap setiap reaksi transfusi untuk menentukan tingkat keparahannya dan memberikan pengobatan yang tepat. Dalam beberapa kasus, reaksi transfusi dapat memerlukan tindakan segera dan agresif untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Dengan demikian, pengenalan dini dan pengobatan yang tepat sangat penting dalam mengelola reaksi transfusi dan mencegah morbiditas dan mortalitas yang terkait.

References

Research

Anaphylaxis and Anaphylactoid Reactions: Diagnosis and Management.

American journal of therapeutics, 1996

Research

Anaphylaxis.

Allergy, asthma, and clinical immunology : official journal of the Canadian Society of Allergy and Clinical Immunology, 2011

Research

Exercise-induced anaphylaxis and urticaria.

Clinics in sports medicine, 1992

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.