Buang Air Besar 6 Kali Sehari dengan Konsistensi Padat pada Anak: Bukan Diare
Anak yang buang air besar 6 kali sehari tetapi dengan konsistensi padat/berbentuk TIDAK memenuhi definisi klinis diare dan tidak memerlukan penanganan sebagai diare. 1
Definisi Diare yang Benar
Menurut WHO dan Infectious Diseases Society of America, diare didefinisikan sebagai:
- Buang air besar ≥3 kali per hari DENGAN konsistensi cair atau lembek/encer 1
- Bukan hanya frekuensi yang meningkat, tetapi konsistensi tinja harus cair atau lembek 1
Poin krusial: Buang air besar yang sering dengan tinja berbentuk/padat BUKAN diare 1
Mengapa Ini Penting
Pedoman IDSA 2017 secara eksplisit menyatakan: "Frequent passing of formed stools is not diarrhea" (Buang air besar sering dengan tinja berbentuk bukan diare) 1
Definisi pragmatis diare mencakup dua komponen yang harus dipenuhi:
- Tinja cair atau lembek (loose or liquid stools) 1
- Frekuensi >3 kali per hari ATAU volume >200 g/hari 1, 2
Apa yang Harus Dilakukan
Pada anak dengan buang air besar sering tetapi konsistensi normal/padat:
- Tidak perlu pengobatan diare (rehidrasi oral, probiotik, atau antidiare) 3
- Evaluasi pola makan dan asupan serat - frekuensi BAB dapat meningkat dengan diet tinggi serat 1
- Pertimbangkan toddler's diarrhea jika anak usia 1-3 tahun dengan tinja kadang lembek tetapi anak tetap tumbuh baik 4
- Observasi tanda bahaya: darah dalam tinja, penurunan berat badan, demam, atau dehidrasi 3, 5
Kapan Harus Khawatir
Rujuk ke dokter jika muncul:
- Tinja berubah menjadi cair/encer (memenuhi definisi diare) 1
- Darah atau lendir dalam tinja 1
- Penurunan berat badan 5
- Tanda dehidrasi (mulut kering, mata cekung, turgor kulit menurun) 3
- Demam tinggi 3, 5