Dosis Pemberian Vankomisin
Untuk pasien dewasa dengan fungsi ginjal normal, berikan vankomisin 15-20 mg/kg (berdasarkan berat badan aktual) setiap 8-12 jam secara intravena, dengan dosis loading 25-30 mg/kg untuk infeksi serius, dan targetkan kadar trough 15-20 μg/mL untuk infeksi berat. 1, 2
Dosis Dewasa dengan Fungsi Ginjal Normal
Dosis Standar
- Dosis pemeliharaan: 15-20 mg/kg (berat badan aktual) IV setiap 8-12 jam, maksimal 2 gram per dosis 1, 2, 3
- Untuk infeksi non-berat pada pasien dengan berat normal: dosis tradisional 1 gram setiap 12 jam biasanya memadai 2
- Penting: Dosis berbasis berat sangat krusial pada pasien obesitas yang sering mengalami underdosing dengan dosis konvensional 1 gram setiap 12 jam 1, 2
Dosis Loading (Muat)
- Untuk pasien sakit berat dengan infeksi MRSA tersangka/terkonfirmasi: berikan dosis loading 25-30 mg/kg (berat badan aktual) 1, 2
- Dosis loading sangat penting untuk mencapai konsentrasi terapeutik dengan cepat pada pasien dengan sepsis, meningitis, pneumonia, endokarditis, atau fasciitis nekrotikans 1
- Peringatan kritis: Dosis loading TIDAK dipengaruhi oleh fungsi ginjal - berikan dosis penuh bahkan pada pasien dengan gangguan ginjal 2
- Jangan pernah menggunakan dosis tetap 1 gram karena menyebabkan underdosing pada mayoritas pasien, terutama yang berat >70 kg 2
Dosis Pediatrik
Anak dan Remaja
- Dosis standar: 10 mg/kg per dosis setiap 6 jam untuk infeksi serius 3
- Dosis alternatif: 40-60 mg/kg/hari dibagi setiap 6-8 jam tergantung tingkat keparahan infeksi 2
- Untuk infeksi serius atau invasif: targetkan kadar trough 15-20 μg/mL 1
Neonatus
- Dosis awal: 15 mg/kg, diikuti dengan 10 mg/kg setiap 12 jam untuk minggu pertama kehidupan 3
- Setelah minggu pertama hingga usia 1 bulan: 10 mg/kg setiap 8 jam 3
- Pada bayi prematur, interval dosis mungkin perlu diperpanjang karena penurunan klirens vankomisin 3
Penyesuaian untuk Gangguan Fungsi Ginjal
Prinsip Penyesuaian
- Dosis loading tetap diberikan penuh (25-30 mg/kg) tanpa memandang fungsi ginjal 2
- Hanya dosis pemeliharaan yang memerlukan penyesuaian dengan memperpanjang interval dosis berdasarkan klirens kreatinin 2, 3
- Monitoring kadar trough wajib dilakukan sebelum dosis keempat 1, 2
Panduan Dosis Berdasarkan Klirens Kreatinin
- Dosis vankomisin per hari (mg) ≈ 15 × laju filtrasi glomerulus (mL/menit) 3
- Untuk pasien anuria: dosis pemeliharaan 1.000 mg setiap 7-10 hari 3
- Pada pasien hemodialisis: ambil kadar trough segera sebelum sesi hemodialisis berikutnya 1
Target Kadar Terapeutik
Target Trough Berdasarkan Tingkat Keparahan
- Infeksi berat (bakteremia, endokarditis, osteomielitis, meningitis, pneumonia): kadar trough 15-20 μg/mL 1, 2
- Infeksi non-berat: kadar trough 10-15 μg/mL 2
- Target farmakodinamik: rasio AUC/MIC >400 untuk efikasi optimal 1, 2
Waktu Pengambilan Sampel
- Ambil kadar trough pada kondisi steady-state, sebelum dosis keempat atau kelima 1, 2
- Untuk pasien dengan dosis setiap 12 jam: ambil sampel segera sebelum dosis berikutnya, bukan hanya 12 jam setelah dosis sebelumnya 2
Cara Pemberian
Kecepatan Infus
- Dosis ≤1 gram: infus minimal 60 menit 2, 3
- Dosis >1 gram: perpanjang infus menjadi 1,5-2 jam untuk meminimalkan reaksi terkait infus 1, 2
- Dosis loading 25-30 mg/kg: infus selama 120 menit (2 jam) 2
- Kecepatan maksimal: 10 mg/menit pada dewasa 3
- Konsentrasi yang direkomendasikan: tidak lebih dari 5 mg/mL (hingga 10 mg/mL pada pasien dengan restriksi cairan) 3
Pencegahan Reaksi Infus
- Pertimbangkan premedikasi antihistamin untuk dosis besar guna mencegah "red man syndrome" 1, 2
- Infus yang terlalu cepat (<60 menit) meningkatkan risiko reaksi pelepasan histamin 2
Peringatan Penting dan Jebakan Umum
Risiko Nefrotoksisitas
- Kadar trough >20 μg/mL secara signifikan meningkatkan risiko nefrotoksisitas, terutama dengan agen nefrotoksik lain 1, 2
- Obat nefrotoksik bersamaan (aminoglikosida, piperasilin-tazobaktam, kontras CT, amfoterisin B, NSAID) meningkatkan risiko secara substansial 2
- Monitor kreatinin serum minimal 2 kali seminggu 4
- Jika trough >20 μg/mL: tahan dosis berikutnya dan periksa ulang trough sebelum pemberian dosis selanjutnya 4
Pertimbangan MIC
- Jika MIC vankomisin ≥2 μg/mL: pertimbangkan agen alternatif (daptomisin, linezolid, atau ceftarolin) karena target AUC/MIC mungkin tidak tercapai 1, 2, 4
- Kadar trough <10 μg/mL dikaitkan dengan kegagalan terapi dan perkembangan resistensi 1
Kesalahan Dosis yang Sering Terjadi
- Jangan pernah mengurangi atau menghilangkan dosis loading berdasarkan fungsi ginjal - ini adalah kesalahan paling umum dan menyebabkan keterlambatan mencapai kadar terapeutik 2
- Jangan menargetkan kadar trough tinggi (15-20 μg/mL) secara tidak perlu untuk infeksi non-berat karena meningkatkan risiko nefrotoksisitas 1, 2
- Underdosing dapat menyebabkan kegagalan terapi dan mempromosikan perkembangan resistensi 2
Pertimbangan Khusus untuk Infeksi Intra-Abdominal
- Untuk infeksi intra-abdominal kompleks pada dewasa: vankomisin 15-20 mg/kg setiap 8-12 jam dengan monitoring kadar serum 5
- Dosis awal harus berdasarkan berat badan total 5
- Terapi antimikroba untuk infeksi yang sudah terbentuk harus dibatasi 4-7 hari, kecuali sulit mencapai kontrol sumber yang adekuat 5