What are the common indications for pleurodesis?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 14, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Indikasi Pleurodesis

Pleurodesis dilakukan untuk mencegah akumulasi berulang cairan atau udara di rongga pleura dengan menciptakan perlengketan antara pleura parietal dan visceral melalui inflamasi yang diinduksi. 1

Indikasi Utama untuk Pneumotoraks

Pleurodesis diindikasikan pada pneumotoraks spontan dalam situasi berikut:

  • Pneumotoraks ipsilateral kedua – risiko rekurensi meningkat signifikan setelah episode pertama 1
  • Pneumotoraks kontralateral pertama – menunjukkan kecenderungan bilateral 1
  • Pneumotoraks bilateral spontan yang terjadi bersamaan 1
  • Kebocoran udara persisten (meskipun telah dilakukan drainase chest tube selama 5-7 hari) atau kegagalan re-ekspansi paru 1
  • Pneumotoraks spontan pertama yang berhubungan dengan tension atau pneumotoraks sekunder pertama dengan kompromi fisiologis signifikan 1
  • Hemotoraks spontan 1
  • Profesi berisiko tinggi (misalnya pilot, penyelam) bahkan setelah episode pneumotoraks tunggal – karena risiko rekurensi di ketinggian atau kedalaman dapat berakibat fatal 1
  • Kehamilan – untuk mencegah komplikasi pada ibu dan janin 1
  • Pneumotoraks katamenial – terjadi dalam 72 jam sebelum atau sesudah menstruasi pada wanita muda, sering sisi kanan, dengan kecenderungan rekurensi tinggi yang bersamaan dengan siklus menstruasi 1

Indikasi Utama untuk Efusi Pleura Maligna

Pleurodesis adalah terapi paliatif definitif untuk efusi pleura maligna rekuren:

  • Efusi pleura maligna simptomatik dengan paru yang dapat mengembang – dispnea yang membaik setelah torasentesis terapeutik adalah kriteria seleksi kunci 1, 2
  • Efusi rekuren setelah torasentesis awal – lebih dari 50% efusi maligna akan terakumulasi kembali setelah drainase awal 1
  • Harapan hidup cukup untuk mendapat manfaat dari prosedur – pasien dengan harapan hidup sangat pendek sebaiknya menerima torasentesis berulang 1, 2
  • Re-ekspansi paru lengkap terkonfirmasi pada radiografi dada setelah drainase cairan diperlukan untuk pleurodesis yang berhasil 1, 2, 3

Indikasi untuk Efusi Pleura Jinak (Kontroversial)

Penggunaan pleurodesis pada efusi jinak sangat kontroversial, dengan indikasi utama terbatas pada 4:

  • Hidrotoraks hepatik yang tidak responsif terhadap terapi medis
  • Kilotoraks yang gagal dengan kemoterapi atau terapi konservatif 1, 4
  • Efusi perikardial yang tidak responsif terhadap terapi medis 4

Catatan penting: Jangan pernah melakukan pleurodesis untuk fistula pankreaticopleural – ini menangani patofisiologi yang salah dan akan gagal 5

Kontraindikasi Absolut

Pleurodesis tidak boleh dilakukan pada kondisi berikut karena akan gagal 2, 3:

  • Trapped lung atau ketidakmampuan mencapai re-ekspansi paru lengkap – mencegah aposisi permukaan pleura yang diperlukan 2, 3
  • Obstruksi bronkus utama – mencegah re-ekspansi paru yang adekuat 2, 3
  • Pergeseran mediastinum ipsilateral – mengindikasikan obstruksi bronkus utama atau trapped lung 3

Kontraindikasi Relatif

Pertimbangkan alternatif manajemen pada situasi berikut 2, 3:

  • Efusi pleura masif dengan re-akumulasi cepat – risiko tinggi edema paru re-ekspansi jika didrainase terlalu cepat 3
  • Harapan hidup pendek – torasentesis berulang mungkin lebih sesuai 2, 3
  • Infeksi pleura aktif – dapat mengganggu pleurodesis yang berhasil 3
  • Terapi kortikosteroid bersamaan – menurunkan reaksi inflamasi pleura dan meningkatkan kegagalan; harus dihentikan atau dosisnya dikurangi jika memungkinkan sebelum prosedur 2, 3

Tujuan Klinis Pleurodesis

Tujuan utama pleurodesis adalah 1, 4:

  • Mengurangi gejala (dispnea, nyeri, batuk) yang berhubungan dengan akumulasi cairan atau udara
  • Mencegah rekurensi pneumotoraks atau efusi pleura
  • Mengurangi kebocoran udara yang berkepanjangan pada pneumotoraks
  • Meningkatkan kualitas hidup dengan meminimalkan ketidaknyamanan dan membatasi waktu hospitalisasi pada pasien dengan harapan hidup terbatas 1

Algoritma Keputusan Klinis

Untuk menentukan kesesuaian pleurodesis 2, 3:

  1. Evaluasi ekspandabilitas paru: Jika radiografi dada menunjukkan ekspansi paru tidak lengkap setelah drainase, hindari pleurodesis 3
  2. Evaluasi patensi jalan napas: Jika bronkoskopi atau pencitraan menunjukkan obstruksi bronkus utama, pleurodesis dikontraindikasikan 3
  3. Pertimbangkan faktor pasien: Harapan hidup, terapi kortikosteroid, dan status performa mempengaruhi kesesuaian 2, 3
  4. Opsi manajemen alternatif: Torasentesis berulang, pemasangan kateter pleura indwelling, atau shunting pleuroperitoneal dapat dipertimbangkan ketika pleurodesis dikontraindikasikan 3

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Pleurodesis Procedure Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Contraindications for Pleurodesis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Pleurodesis in the treatment of pneumothorax and pleural effusion.

Monaldi archives for chest disease = Archivio Monaldi per le malattie del torace, 2013

Guideline

Thoracocentesis Technique and Approach

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.