Panduan Olahraga untuk Anak dengan Diabetes Melitus Tipe 1
Anak dengan diabetes melitus tipe 1 harus melakukan aktivitas fisik 60 menit setiap hari dengan intensitas sedang hingga berat, termasuk latihan kekuatan dan fleksibilitas minimal 3 hari per minggu, dengan pemantauan glukosa ketat dan penyesuaian insulin untuk mencegah hipoglikemia. 1
Jenis dan Durasi Aktivitas Fisik
Target aktivitas harian:
- 60 menit aktivitas aerobik dengan intensitas sedang (jalan cepat, menari) hingga berat (berlari, lompat tali) setiap hari 1
- Latihan kekuatan otot dan tulang minimal 3 hari per minggu 1
- Latihan fleksibilitas sebagai bagian dari rutinitas mingguan 1
Aktivitas aerobik memberikan manfaat kardiovaskular yang substansial dan dapat meningkatkan kebugaran, kekuatan otot, sensitivitas insulin, serta kesehatan psikologis pada anak dengan diabetes tipe 1. 1, 2, 3
Pemantauan Glukosa Sebelum, Selama, dan Setelah Olahraga
Target glukosa sebelum olahraga:
- Glukosa darah harus berada dalam rentang 90-250 mg/dL (5.0-13.9 mmol/L) sebelum memulai aktivitas 1
- Periksa glukosa darah 15-30 menit sebelum olahraga 4
Kapan menunda olahraga:
- Tunda aktivitas intens jika glukosa ≥350 mg/dL (19.4 mmol/L) dengan keton urin sedang hingga besar, dan/atau β-hydroxybutyrate >1.5 mmol/L 1
- Berhati-hati jika β-hydroxybutyrate ≥0.6 mmol/L karena risiko ketosis 1
- Hiperglikemia yang disertai defisiensi insulin dapat memburuk dengan olahraga dan meningkatkan risiko ketosis 1
Pemantauan selama dan setelah olahraga:
- Pemantauan glukosa yang sering sebelum, selama, dan setelah olahraga sangat penting, baik dengan glukometer maupun continuous glucose monitoring (CGM) 1
- Glukosa dapat terus turun hingga 24-48 jam setelah olahraga karena peningkatan sensitivitas insulin dan pengisian ulang glikogen otot 4
Penyesuaian Insulin untuk Mencegah Hipoglikemia
Strategi utama - Pengurangan insulin prandial:
- Kurangi dosis insulin kerja cepat (seperti lispro) sebesar 30-50% untuk makanan sebelum olahraga, kemudian sesuaikan berdasarkan respons glukosa 1, 4
- Pengurangan insulin prandial sebesar 50-75% dapat menurunkan insiden hipoglikemia terkait olahraga hingga 75% 4
- Hindari olahraga saat insulin kerja cepat mencapai puncak (1-2 jam setelah injeksi) karena menciptakan "efek ganda" pada pengambilan glukosa 4
Penyesuaian insulin basal:
- Untuk pengguna pompa insulin: turunkan laju basal 10-50% atau hentikan selama 1-2 jam selama olahraga 1
- Kurangi dosis insulin basal atau kerja panjang sebesar 20% setelah olahraga untuk mengurangi hipoglikemia tertunda 1
- Pertimbangkan mengurangi dosis glargine malam hari sebesar 10-20% pada hari olahraga untuk mencegah hipoglikemia nokturnal 4
Peringatan penting:
- Jangan menyuntikkan insulin ke otot yang akan digunakan untuk olahraga karena mempercepat penyerapan insulin; suntikkan di abdomen 4
Asupan Karbohidrat
Sebelum olahraga:
- Konsumsi 15-30 gram karbohidrat sebelum olahraga jika glukosa cenderung rendah 4
- Karbohidrat harus mudah diakses dan disesuaikan dengan jenis/intensitas aktivitas yang direncanakan 1
Selama olahraga:
Setelah olahraga:
- Konsumsi 5-30 gram karbohidrat dalam 30 menit setelah olahraga untuk mencegah hipoglikemia tertunda, terutama setelah latihan yang menguras glikogen 4
- Pertimbangkan camilan sebelum tidur pada hari olahraga 1
Catatan penting: Mengandalkan karbohidrat saja tanpa penyesuaian insulin menyebabkan siklus hiperglikemia diikuti hipoglikemia dan mempersulit kontrol glikemik. 4
Algoritma Praktis untuk Hari Olahraga
Langkah 1 - Persiapan (15-30 menit sebelum):
- Periksa glukosa darah; target 90-250 mg/dL 1, 4
- Jika <90 mg/dL: konsumsi 15-20 gram karbohidrat dan tunda olahraga 4, 5
- Jika ≥350 mg/dL: periksa keton; tunda jika keton positif 1
Langkah 2 - Penyesuaian insulin:
- Kurangi insulin prandial pra-olahraga sebesar 30-50% (mulai dari sini, sesuaikan berdasarkan respons individual) 1, 4
- Untuk pengguna pompa: turunkan basal 10-50% atau suspend selama olahraga 1
Langkah 3 - Selama olahraga:
- Monitor gejala hipoglikemia (tremor, berkeringat, kebingungan) 4
- Untuk aktivitas >60 menit: konsumsi 10-15 gram karbohidrat setiap 30-60 menit 1, 4
- Pastikan karbohidrat kerja cepat selalu tersedia 1
Langkah 4 - Setelah olahraga:
- Konsumsi 5-30 gram karbohidrat dalam 30 menit 4
- Pertimbangkan camilan sebelum tidur 1
- Kurangi insulin basal malam sebesar 10-20% jika perlu 4
- Monitor glukosa hingga 24-48 jam setelah olahraga 4
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Jangan:
- Menghilangkan insulin prandial sepenuhnya tanpa penggantian karbohidrat - ini menyebabkan hiperglikemia 4
- Berolahraga dengan glukosa <90 mg/dL - risiko hipoglikemia akut sangat tinggi 4
- Menyuntikkan insulin ke otot yang akan digunakan untuk olahraga 4
- Mengabaikan pemantauan glukosa setelah olahraga - hipoglikemia dapat terjadi hingga 48 jam kemudian 4
Pertimbangan Khusus
Evaluasi medis:
- Meskipun jarang pada populasi pediatrik, anak harus dievaluasi untuk kondisi komorbid atau komplikasi diabetes yang dapat membatasi partisipasi dalam program olahraga 1
Edukasi dan dukungan:
- Anak dan orang tua harus menerima edukasi manajemen diabetes yang sensitif secara budaya dan sesuai perkembangan pada saat diagnosis dan secara rutin setelahnya 1
- Keterlibatan keluarga adalah komponen vital dari manajemen diabetes optimal sepanjang masa kanak-kanak dan remaja 1, 6
Lingkungan sekolah:
- Pelatihan personel sekolah atau penitipan anak untuk memberikan perawatan sesuai rencana manajemen medis diabetes anak sangat penting untuk akses yang aman ke semua kesempatan yang disponsori sekolah 1