What is the recommended initial warfarin dose for an elderly patient (>70 years) with acute deep‑vein thrombosis when direct‑acting oral anticoagulants are unavailable?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 18, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Awal Warfarin untuk Lansia dengan DVT

Untuk pasien lansia (>70 tahun) dengan DVT akut, mulai warfarin dengan dosis 2-3 mg sekali sehari, bukan dosis standar 5 mg, karena pasien lansia memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap warfarin dan memerlukan dosis pemeliharaan yang lebih rendah sekitar 1 mg/hari dibandingkan pasien muda. 1

Terapi Antikoagulan Parenteral Awal (Bridging)

Warfarin tidak boleh diberikan sebagai monoterapi pada fase awal DVT. Pasien harus menerima antikoagulan parenteral bersamaan:

  • Heparin tidak terfraksinasi (UFH): Bolus IV 80 U/kg diikuti infus kontinu 18 U/kg/jam, disesuaikan untuk mencapai aPTT yang sesuai dengan kadar anti-faktor Xa 0,3-0,7 IU/mL 1, 2

  • Low molecular weight heparin (LMWH) - pilihan yang lebih disukai untuk sebagian besar pasien:

    • Enoxaparin: 1 mg/kg subkutan dua kali sehari ATAU 1,5 mg/kg sekali sehari 1
    • Dalteparin: 200 U/kg sekali sehari ATAU 100 U/kg dua kali sehari 1
    • Tinzaparin: 175 U/kg sekali sehari 1
  • Fondaparinux - dosis berdasarkan berat badan:

    • <50 kg: 5 mg sekali sehari
    • 50-100 kg: 7,5 mg sekali sehari
    • 100 kg: 10 mg sekali sehari 1

Peringatan penting: Pada pasien dengan gangguan ginjal berat (CrCl <30 mL/menit), hindari LMWH dan gunakan UFH sebagai gantinya karena LMWH terakumulasi dan meningkatkan risiko perdarahan 1, 2

Inisiasi dan Titrasi Warfarin

Dosis Awal untuk Lansia

  • Pasien ≥75 tahun: Mulai dengan 2-3 mg sekali sehari 1, 3
  • Pasien dengan status nutrisi buruk, penyakit hati, atau obat yang mempengaruhi metabolisme warfarin: Mulai dengan 2-4 mg sekali sehari 1, 3
  • Jangan gunakan loading dose - ini dapat meningkatkan INR secara berlebihan dan menyebabkan komplikasi perdarahan 4, 3

Target INR dan Durasi Overlap

  • Target INR: 2,0-3,0 (optimal 2,5) 5, 1, 2
  • Durasi overlap dengan antikoagulan parenteral: Minimal 5 hari DAN sampai INR ≥2,0 selama minimal 24 jam pada 2 pengukuran berturut-turut 1, 2
  • Jangan hentikan antikoagulan parenteral sebelum kriteria ini terpenuhi, bahkan jika satu pembacaan INR sudah terapeutik 2

Rasional untuk Overlap yang Adekuat

Meskipun INR dapat mencapai 2,0-3,0 dalam beberapa hari, deplesi lengkap semua faktor pembekuan yang bergantung pada vitamin K (terutama faktor II/protrombin) memerlukan waktu lebih lama. Overlap yang tidak memadai meningkatkan risiko propagasi trombus 1

Monitoring INR

Fase Awal (5-7 Hari Pertama)

  • Mulai warfarin dalam 24 jam setelah memulai antikoagulan parenteral 2
  • Periksa INR setiap hari atau setiap hari kedua sampai mencapai rentang terapeutik 1

Setelah Mencapai INR Terapeutik

  • Periksa INR 2 kali seminggu selama 2 minggu pertama 2
  • Kemudian periksa mingguan selama 1 bulan 1, 2
  • Setelah stabil, perpanjang interval menjadi setiap 2-4 minggu 1
  • Untuk pasien dengan INR yang konsisten stabil, interval dapat diperpanjang hingga 4-6 minggu maksimal 1, 3

Setelah Penyesuaian Dosis

  • Periksa ulang INR dalam 4-7 hari setelah penyesuaian dosis 6, 3

Durasi Terapi Berdasarkan Skenario Klinis

  • DVT provoked (dengan faktor risiko reversibel): 3 bulan 1, 2
  • DVT unprovoked/idiopatik: 6-12 bulan 1, 2
  • DVT berulang: Terapi indefinit dengan penilaian ulang berkala risiko/manfaat 1, 2
  • DVT terkait kanker: LMWH monoterapi lebih disukai daripada warfarin, minimal 3-6 bulan atau selama kanker/kemoterapi masih berlangsung 1, 2

Penyesuaian Dosis

  • Sebagian besar perubahan harus mengubah dosis mingguan total sebesar 5-20% 3
  • Dosis tidak perlu disesuaikan untuk satu INR yang sedikit di luar rentang 3
  • Untuk INR yang sangat tinggi (≥9) tanpa perdarahan: Berikan vitamin K1 dosis rendah (2,5 mg phytonadione oral) 3
  • Untuk perdarahan penting secara klinis dengan INR berlebihan: Berikan faktor pembekuan (fresh-frozen plasma) plus vitamin K1 3

Pertimbangan Khusus untuk Lansia

  • Risiko perdarahan lebih tinggi: Pasien ≥75 tahun memiliki risiko lebih tinggi untuk perdarahan gastrointestinal dan intrakranial, sehingga kontrol INR yang ketat sangat penting 6
  • Sensitivitas warfarin meningkat: Lansia memerlukan sekitar 1 mg/hari lebih sedikit dibandingkan pasien muda untuk mencapai INR yang sama 1
  • Monitoring lebih ketat: Evaluasi tanda perdarahan (perdarahan gusi, mudah memar, darah dalam urin atau tinja) pada setiap kunjungan 6
  • Edukasi diet: Tekankan pentingnya asupan vitamin K yang konsisten 6

Perangkap Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan hentikan antikoagulan parenteral terlalu dini - tunggu sampai INR ≥2,0 selama minimal 24 jam pada 2 pengukuran berturut-turut 2
  • Jangan tambahkan aspirin atau NSAID kecuali ada indikasi spesifik - ini meningkatkan risiko perdarahan tanpa memberikan manfaat tambahan untuk DVT 2
  • Hindari trombolisis rutin atau filter vena kava inferior - ini hanya untuk trombosis yang mengancam ekstremitas atau kontraindikasi absolut terhadap antikoagulasi 2
  • Jangan gunakan dosis tetap 1 mg warfarin - ini terbukti tidak efektif untuk profilaksis 5

Indikasi untuk Beralih ke Antikoagulan Lain

Jika DVT berulang terjadi saat warfarin terapeutik (INR 2,0-3,0), pertimbangkan untuk beralih ke LMWH atau DOAC (jika tersedia di masa depan di fasilitas Anda) 2

References

Guideline

Warfarin Dosing for Deep Vein Thrombosis (DVT)

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Management of New Deep Vein Thrombosis in Patients Already on Warfarin

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Research

Management and dosing of warfarin therapy.

The American journal of medicine, 2000

Research

Warfarin therapy: evolving strategies in anticoagulation.

American family physician, 1999

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Warfarin in Patients with DVT and Elevated INR

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Related Questions

Should warfarin (warfarin) dose be adjusted in a patient with Antiphospholipid syndrome and an INR of 1.9?
Should the warfarin dose be adjusted for a patient with fluctuating INR levels?
How to manage a patient with unstable INR (International Normalized Ratio) levels on warfarin (coumarin) therapy?
How to manage anticoagulation in an elderly female patient with ESRD on HD, Subclavian DVT, on 2.5 mg warfarin (coumarin) with an INR of 1.25?
Can warfarin tablets be cut?
In an otherwise healthy outpatient with community‑acquired pneumonia who tested negative for Mycoplasma pneumoniae, should I still prescribe azithromycin for atypical coverage?
What is the recommended treatment strategy for an adult patient admitted with acute uncomplicated cystitis (type 2 urinary‑tract infection) from initiation of therapy through discharge?
What is the first‑line management for a plantar callus in an adult, and how should treatment be modified for patients with diabetes, peripheral neuropathy, peripheral arterial disease, or signs of infection?
In a 50‑year‑old man with hemoglobin 12.9 g/dL, MCV 62 fL, MCH 21 pg, normal MCHC, RDW‑CV 17.4 % and eosinophils 9.8 %, what is the most likely cause and how should it be managed?
What is the sensitivity of PCR testing for Rickettsia on whole blood, and how does the timing of specimen collection affect it?
In adult men (particularly >40 years old) with new‑onset erectile dysfunction and risk factors such as diabetes, hypertension, dyslipidemia, smoking, obesity, or a family history of heart disease, what evidence indicates an increased cardiovascular risk and what is the average interval between the onset of erectile dysfunction and the first major cardiovascular event?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.