From the Guidelines
Trastuzumab diberikan pada karsinoma payudara yang overekspres HER2, yang terjadi pada sekitar 15-20% dari kanker payudara. Trastuzumab diberikan pada pasien dengan kanker payudara HER2-positif, baik pada stadium awal maupun lanjut. Pada stadium awal, trastuzumab diberikan sebagai terapi adjuvan selama satu tahun (52 minggu) setelah operasi dan kemoterapi. Dalam pengaturan neoadjuvan, trastuzumab dapat diberikan sebelum operasi dalam kombinasi dengan kemoterapi untuk mengurangi ukuran tumor. Untuk kanker payudara HER2-positif lanjut, trastuzumab diberikan secara terus-menerus sampai terjadi progresi penyakit atau toksisitas yang tidak dapat diterima.
Beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan dalam pemberian trastuzumab adalah:
- Trastuzumab harus diberikan secara konsekutif dengan kemoterapi non-antiartriklin, karena pemberian trastuzumab secara bersamaan dengan antriklin dapat meningkatkan risiko kardiotosis 1.
- Pasien dengan kanker payudara HER2-positif yang memiliki risiko tinggi untuk kardiotosis dapat diberikan trastuzumab dalam kombinasi dengan karboplatin dan doksetaksel, yang memiliki risiko kardiotosis yang lebih rendah dibandingkan dengan antriklin 1.
- Trastuzumab dapat diberikan dalam kombinasi dengan pertuzumab, yang dapat meningkatkan efikasi terapi pada pasien dengan kanker payudara HER2-positif yang memiliki risiko tinggi 1.
- Pasien dengan kanker payudara HER2-positif yang memiliki tumor kecil dan tidak memiliki keterlibatan kelenjar getah bening dapat diberikan trastuzumab dalam kombinasi dengan paklitaksel, yang memiliki efikasi yang sama dengan kemoterapi standar 1.
Dalam memutuskan untuk memberikan trastuzumab, perlu dipertimbangkan faktor-faktor seperti risiko kardiotosis, efikasi terapi, dan preferensi pasien. Oleh karena itu, trastuzumab harus diberikan pada pasien dengan kanker payudara HER2-positif yang memiliki risiko tinggi untuk kekambuhan penyakit, dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut di atas 1.
From the FDA Drug Label
Trastuzumab diberikan pada pasien dengan karsinoma payudara yang positif HER2 setelah operasi, kemoterapi yang telah mapan, dan radioterapi (jika berlaku). Pasien dengan penyakit karsinoma payudara yang positif HER2 dan memiliki karakteristik penyakit seperti:
- Infiltrating ductal carcinoma
- ER+ dan/atau PgR+
- Node positif atau node negatif dengan fitur risiko tinggi
- Ukuran tumor lebih besar dari 2 cm
- Grade 2-3
- Usia kurang dari 35 tahun
Trastuzumab diberikan pada pasien dengan karsinoma payudara yang positif HER2 setelah operasi, kemoterapi yang telah mapan, dan radioterapi (jika berlaku) 2. Kriteria pemberian trastuzumab meliputi:
- Pasien dengan penyakit karsinoma payudara yang positif HER2
- Pasien dengan karakteristik penyakit seperti infiltrating ductal carcinoma, ER+ dan/atau PgR+, node positif atau node negatif dengan fitur risiko tinggi, ukuran tumor lebih besar dari 2 cm, Grade 2-3, atau usia kurang dari 35 tahun.
From the Research
Kapan Trastuzumab Diberikan pada Karsinoma Payudara
Trastuzumab diberikan pada pasien dengan karsinoma payudara yang positif HER2, yaitu:
- Pada pasien dengan kanker payudara dini yang positif HER2, trastuzumab diberikan sebagai terapi adjuvan untuk mengurangi risiko kekambuhan dan kematian 3, 4, 5.
- Pada pasien dengan kanker payudara lanjut yang positif HER2, trastuzumab diberikan sebagai terapi lini pertama untuk mengobati kanker payudara yang telah menyebar 6, 7.
- Trastuzumab dapat diberikan secara subkutan atau intravena, dan keduanya memiliki efikasi dan keamanan yang sama 3, 7.
Durasi dan Kombinasi Terapi
- Durasi terapi trastuzumab yang optimal masih belum diketahui, namun terapi selama satu tahun masih menjadi standar perawatan 3, 4.
- Trastuzumab dapat dikombinasikan dengan kemoterapi atau terapi endokrin untuk meningkatkan efikasi pengobatan 3, 6, 5.
- Kombinasi trastuzumab dengan pertuzumab dan doksetaksil telah terbukti efektif dalam mengobati kanker payudara lanjut yang positif HER2 6, 7.