What about piracetam for cognitive enhancement?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: July 31, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Piracetam untuk Peningkatan Kognitif

Piracetam tidak direkomendasikan untuk peningkatan kognitif karena bukti yang tidak meyakinkan dan kemungkinan adanya risiko peningkatan kematian pada beberapa pasien. 1

Bukti Klinis dan Keamanan

Piracetam telah dievaluasi dalam beberapa uji klinis untuk berbagai kondisi neurologis, dengan hasil yang beragam:

  • Untuk stroke iskemik: Beberapa uji klinis menunjukkan hasil yang bervariasi, dan tinjauan menunjukkan bahwa meskipun agen ini mungkin efektif pada beberapa pasien dengan stroke iskemik, terdapat kemungkinan peningkatan risiko kematian pada pasien yang diobati dengan piracetam 1

  • Untuk demensia dan gangguan kognitif: Bukti tidak cukup untuk mendukung penggunaan piracetam dalam pengobatan orang dengan demensia atau gangguan kognitif 2

  • Untuk peningkatan kognitif: Meskipun piracetam menunjukkan efek pada impresi global perubahan dalam beberapa studi, tidak ada manfaat yang ditunjukkan oleh ukuran yang lebih spesifik 2

Mekanisme Kerja

Piracetam adalah obat nootropik pertama, yang diklaim mempengaruhi fungsi mental melalui beberapa mekanisme:

  • Meningkatkan efisiensi fungsi telensefalik otak yang lebih tinggi yang terlibat dalam proses kognitif seperti pembelajaran dan memori 3
  • Melindungi terhadap berbagai insult fisik dan kimia yang diterapkan pada otak 3
  • Memfasilitasi pembelajaran dan memori pada hewan sehat dan pada hewan yang fungsi otaknya terganggu 3
  • Meningkatkan transfer informasi interhemisferik melalui transmisi kalosal 3
  • Mungkin memfasilitasi efisiensi sistem saraf pusat dari neurotransmisi kolinergik 3

Namun, mekanisme kerja piracetam dan sebagian besar turunannya tetap menjadi teka-teki 4.

Alternatif yang Direkomendasikan

Untuk pasien dengan gangguan kognitif, pedoman merekomendasikan:

  1. Untuk demensia ringan hingga sedang:

    • Penghambat kolinesterase (donepezil, galantamine, rivastigmine) 1, 5
  2. Untuk demensia sedang hingga berat:

    • Memantine 1, 5
    • Terapi kombinasi (penghambat kolinesterase plus memantine) untuk demensia Alzheimer sedang-berat 5
  3. Untuk gejala perilaku dan psikologis demensia (BPSD):

    • Intervensi non-farmakologis sebagai lini pertama 5
    • Antipsikotik dosis rendah (risperidone, olanzapine, quetiapine) untuk psikosis/agitasi 5
    • SSRI (citalopram, sertraline) untuk depresi/kecemasan 5

Pertimbangan Khusus

  • Piracetam telah diuji dalam dosis tinggi (8 g/hari) selama 1 tahun pada pasien dengan penyakit Alzheimer dini, menunjukkan kemungkinan perlambatan perkembangan deteriorasi kognitif, tetapi tidak ada perbaikan yang terjadi 6

  • Piracetam memiliki sifat antithrombotik, neuroprotektif, dan reologis yang mungkin bermanfaat dalam beberapa kondisi vaskular, tetapi bukti untuk peningkatan kognitif tetap tidak meyakinkan 7

  • Untuk pasien dengan gangguan kognitif vaskular, pengendalian faktor risiko vaskular seperti hipertensi lebih direkomendasikan daripada piracetam 1

Kesimpulan

Berdasarkan bukti terkini, piracetam tidak direkomendasikan untuk peningkatan kognitif karena:

  • Bukti efektivitas yang tidak konsisten
  • Kemungkinan peningkatan risiko kematian pada beberapa pasien
  • Adanya alternatif dengan bukti yang lebih kuat

Jika pasien menunjukkan gejala gangguan kognitif, evaluasi komprehensif untuk menentukan penyebab yang mendasari dan pengobatan yang sesuai dengan pedoman berbasis bukti lebih direkomendasikan.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.