Is myopia classified into mild, moderate, and high categories?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 3, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Klasifikasi Miopia: Ringan, Sedang, dan Tinggi

Ya, miopia memang dibagi menjadi kategori ringan (low), sedang (moderate), dan tinggi (high) berdasarkan derajat dioptri, dengan miopia tinggi didefinisikan sebagai ≥-6.00 D dan miopia ringan hingga sedang sebagai <-6.00 D. 1

Definisi Standar Berdasarkan Pedoman

Menurut American Academy of Ophthalmology Preferred Practice Pattern 2023, klasifikasi miopia yang digunakan dalam praktik klinis adalah: 1

  • Miopia ringan hingga sedang (low to moderate myopia): Ekuivalen sferis kurang dari -6.00 dioptri (<-6.00 D)
  • Miopia tinggi (high myopia): Ekuivalen sferis -6.00 dioptri atau lebih (≥-6.00 D)

Klasifikasi Tambahan untuk Penelitian

Konsensus internasional dari International Myopia Institute (2019) memberikan kerangka kerja yang lebih rinci: 2

  • Miopia (myopia): Ekuivalen sferis ≤-0.50 D (ambang batas konsensus saat ini)
  • Miopia ringan (low myopia): Tidak didefinisikan secara spesifik dalam literatur, tetapi umumnya merujuk pada miopia yang lebih ringan dari -6.00 D
  • Miopia tinggi (high myopia): Ekuivalen sferis ≤-6.00 D (ambang batas konsensus)

Klasifikasi Alternatif dalam Literatur

Beberapa publikasi menggunakan pembagian yang sedikit berbeda: 3

  • Miopia sederhana (simple myopia): -0.5 hingga -6.0 dioptri
  • Miopia patologis (pathological myopia): Lebih dari -6.0 dioptri

Implikasi Klinis Berdasarkan Derajat Miopia

Miopia Ringan hingga Sedang (<-6.00 D)

  • Dapat dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak standar 1
  • Risiko komplikasi lebih rendah tetapi tetap ada 4
  • Pasien mungkin tidak memerlukan koreksi kecuali untuk aktivitas jarak jauh 1

Miopia Tinggi (≥-6.00 D)

Pasien dengan miopia tinggi memiliki risiko signifikan untuk mengalami komplikasi patologis dan harus diberitahu tentang peningkatan insiden kondisi terkait. 1 Komplikasi yang perlu diperhatikan meliputi: 1

  • Penipisan retina dan koroid progresif
  • Degenerasi retina perifer
  • Ablasio retina
  • Katarak
  • Glaukoma
  • Neovaskularisasi koroid miopia
  • Degenerasi makula miopia

Pertimbangan Penting dalam Klasifikasi

Ambang Batas dan Bias Klasifikasi

Perlu dicatat bahwa ambang batas -0.50 D untuk mendefinisikan miopia membawa risiko signifikan terhadap bias klasifikasi. 2 Bahkan perubahan kecil dalam ambang batas definisi miopia (±0.25 D) dapat secara signifikan mempengaruhi kesimpulan studi epidemiologi dan prevalensi yang dilaporkan. 5

Tidak Ada Tingkat Miopia yang "Aman"

Meskipun klasifikasi ini berguna secara klinis, penting untuk memahami bahwa bahkan tingkat miopia yang rendah meningkatkan risiko ablasio retina dan komorbiditas okular lainnya. 4 Oleh karena itu, semua tingkat miopia memerlukan pemantauan yang tepat.

Aplikasi pada Populasi Pediatrik

Untuk anak-anak, kriteria ambang batas berbeda berdasarkan usia untuk menentukan faktor risiko ambliopia: 1

  • Usia <1 tahun: Miopia ≥5.00 D
  • Usia 1 hingga <2 tahun: Miopia ≥4.00 D
  • Usia 2 hingga <3 tahun: Miopia ≥3.00 D
  • Usia 3 hingga <4 tahun: Miopia ≥2.50 D

Nilai-nilai ini digunakan untuk skrining dan rujukan, bukan untuk klasifikasi miopia secara umum pada anak yang lebih besar.

Rekomendasi Pemantauan

  • Anak-anak dengan miopia memerlukan pemeriksaan skrining setiap 1-2 tahun karena sifat progresif miopia pada masa kanak-kanak dan remaja 1
  • Pasien dengan miopia tinggi memerlukan pemantauan lebih ketat untuk komplikasi patologis 1, 6
  • Intervensi dini dan pemantauan ketat diperlukan untuk anak-anak yang berkembang cepat menjadi miopia sedang dan tinggi 6

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Myopia: a review of literature.

Nigerian journal of medicine : journal of the National Association of Resident Doctors of Nigeria, 2009

Research

We can't afford to turn a blind eye to myopia.

QJM : monthly journal of the Association of Physicians, 2023

Research

High myopia: Reviews of myopia control strategies and myopia complications.

Ophthalmic & physiological optics : the journal of the British College of Ophthalmic Opticians (Optometrists), 2024

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.