Gamma-Glutamyl Transferase (GGT) pada Breastmilk Jaundice
Pada breastmilk jaundice, kadar gamma-glutamyl transferase (GGT) TIDAK naik drastis dan seharusnya tetap normal. Peningkatan GGT yang signifikan menunjukkan adanya patologi hepatobilier lain yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Karakteristik Laboratorium Breastmilk Jaundice
Breastmilk jaundice adalah perpanjangan fisiologis dari ikterus neonatorum yang ditandai oleh:
- Hiperbilirubinemia tidak terkonjugasi yang berlanjut hingga minggu ketiga atau lebih pada bayi sehat yang mendapat ASI 1
- GGT tetap dalam batas normal karena tidak ada obstruksi bilier atau kerusakan hepatoseluler 2
- Peningkatan bilirubin terjadi akibat peningkatan sirkulasi enterohepatik bilirubin, bukan karena disfungsi hepatobilier 1
- Enzim hati lainnya (ALT, AST) juga tetap normal atau hanya sedikit meningkat 2
Mekanisme dan Diferensiasi
Breastmilk jaundice berbeda dari breastfeeding jaundice:
- Breastmilk jaundice: Terjadi setelah minggu pertama kehidupan, disebabkan oleh faktor dalam ASI yang meningkatkan reabsorpsi bilirubin di usus 1
- Breastfeeding jaundice: Terjadi pada minggu pertama, disebabkan oleh asupan kalori yang tidak adekuat (ekuivalen dengan starvation jaundice pada dewasa) 1
- Beta-glucuronidase dalam ASI pernah diduga sebagai penyebab, tetapi penelitian menunjukkan tidak ada korelasi antara kadar enzim ini dengan derajat hiperbilirubinemia 3, 4
Kapan GGT Meningkat: Red Flags yang Memerlukan Evaluasi
GGT yang meningkat drastis pada bayi ikterik menunjukkan patologi serius, BUKAN breastmilk jaundice:
- Biliary atresia: GGT biasanya sangat tinggi (>200 IU/L), meskipun 12.3% kasus dapat memiliki GGT normal dengan prognosis lebih buruk 5
- Idiopathic neonatal hepatitis: GGT >100 U/L menunjukkan penyakit yang lebih ringan, sedangkan GGT rendah/normal (≤100 U/L) paradoksnya menunjukkan penyakit lebih berat dengan bilirubin dan AST lebih tinggi 2
- Kolestasis intrahepatik: Ditandai dengan peningkatan GGT, bilirubin terkonjugasi, dan asam empedu 6
Algoritma Evaluasi Bayi dengan Ikterus Berkepanjangan
Langkah 1: Tentukan jenis hiperbilirubinemia
- Periksa bilirubin total dan direk/terkonjugasi
- Jika bilirubin tidak terkonjugasi dominan → pertimbangkan breastmilk jaundice
- Jika bilirubin terkonjugasi >20% dari total → BUKAN breastmilk jaundice, evaluasi kolestasis 6
Langkah 2: Periksa panel fungsi hati lengkap
- GGT, ALT, AST, alkaline phosphatase, albumin
- Jika GGT normal dengan bilirubin tidak terkonjugasi → konsisten dengan breastmilk jaundice 2
- Jika GGT meningkat → lakukan USG abdomen untuk menyingkirkan obstruksi bilier 7
Langkah 3: Evaluasi klinis
- Bayi tampak sehat, menyusu baik, pertumbuhan normal → mendukung breastmilk jaundice 1
- Tinja pucat (acholic stool), hepatomegali, gagal tumbuh → BUKAN breastmilk jaundice, rujuk segera 5
Pitfall yang Harus Dihindari
Jangan menunda evaluasi biliary atresia:
- Biliary atresia memerlukan Kasai portoenterostomy sebelum usia 60 hari untuk hasil optimal 5
- GGT normal tidak menyingkirkan biliary atresia (12.3% kasus memiliki GGT normal) dan justru menunjukkan prognosis lebih buruk 5
- Warna tinja adalah indikator penting: tinja pucat memerlukan evaluasi segera terlepas dari kadar GGT 5
Jangan mengabaikan peningkatan GGT pada bayi ikterik: