GGT Naik Drastis dengan Bilirubin Direk Normal pada Neonatus
Pada neonatus dengan GGT yang meningkat drastis tetapi bilirubin direk normal, kemungkinan penyebab utama adalah cedera hepatoseluler sekunder (multifaktorial liver injury) atau sepsis, bukan kolestasis obstruktif seperti atresia bilier. 1
Pola Laboratorium dan Interpretasi
- GGT yang meningkat dengan bilirubin direk normal menunjukkan cedera hati tanpa kolestasis signifikan, berbeda dengan pola klasik penyakit hepatobilier obstruktif 2
- Peningkatan GGT dapat mengindikasikan cedera hati dini bahkan ketika enzim lain hanya sedikit meningkat, menunjukkan drug-induced liver injury atau proses kolestatik awal 2
- Pada kolestasis herediter, GGT yang rendah atau normal justru dikaitkan dengan kelompok penyakit tertentu seperti PFIC (Progressive Familial Intrahepatic Cholestasis) tipe 1 dan 2, BRIC (Benign Recurrent Intrahepatic Cholestasis), dan defisiensi FIC1 3
Kemungkinan Diagnosis Berdasarkan Usia Presentasi
Neonatus dengan Gejala Klinis (Sakit)
- Cedera hati multifaktorial (75%) - penyebab paling umum pada bayi yang sakit dengan hiperbilirubinemia terkonjugasi onset dini 1
- Sepsis (17.3%) - penyebab kedua tersering, mayoritas (87.5%) mengalami resolusi tanpa progresi ke penyakit hati kronik 1
- Kedua kondisi ini lebih sering pada bayi yang tampak sakit secara klinis (80% vs 42.3% pada onset lambat) 1
Neonatus Tanpa Gejala Klinis (Sehat)
- Atresia bilier tetap harus dipertimbangkan meskipun GGT normal, terutama jika bilirubin direk tetap persisten 1, 4
- Pada studi kohort Australia, 12.3% bayi dengan atresia bilier memiliki GGT normal saat diagnosis 4
- Bayi dengan atresia bilier dan GGT normal memiliki prognosis lebih buruk: waktu lebih pendek dari Kasai ke transplantasi hati (11 vs 18 bulan), transplantasi pada usia lebih muda (14 vs 20 bulan), dan survival bebas-transplantasi lebih rendah 4
Evaluasi Diagnostik yang Diperlukan
- Pemeriksaan laboratorium lengkap: hitung darah lengkap, waktu protrombin/INR, albumin, AST, ALT, alkaline phosphatase, dan bilirubin total/direk 2
- USG abdomen sebagai modalitas pencitraan lini pertama untuk mengidentifikasi penyebab dan memandu manajemen 2
- Riwayat lengkap: konsumsi alkohol ibu, penggunaan obat, faktor risiko hepatitis viral, dan riwayat keluarga penyakit hati 2
- Evaluasi sepsis: kultur darah dan urin jika dicurigai infeksi 1
Pertimbangan Khusus untuk Inborn Errors of Metabolism
- Meskipun jarang (5.8%), kelainan metabolik bawaan dikaitkan dengan mortalitas tinggi (100%) 1
- Tyrosinemia tipe 1 dapat menunjukkan disfungsi hepatik dengan hiperbilirubinemia direk, peningkatan transaminase, dan peningkatan GGT sebagai tanda inflamasi dan gangguan fungsi hati 3
- Pada tyrosinemia, surveillance fungsi hepatik termasuk GGT direkomendasikan, dengan ekspektasi nilai-nilai ini tetap normal pada bayi yang diidentifikasi dini dan patuh terapi 3
Peringatan Penting
- Jangan abaikan ikterus berkepanjangan: setiap bayi yang masih ikterik melampaui usia 3 minggu harus dilakukan pengukuran bilirubin direk 5
- GGT normal TIDAK menyingkirkan atresia bilier - 12.3% kasus atresia bilier memiliki GGT normal dan justru memiliki outcome lebih buruk 4
- Pada hepatitis neonatal idiopatik, GGT rendah/normal dapat menjadi prediktor penyakit yang lebih berat tetapi dapat pulih, dengan presentasi lebih dini dan kadar bilirubin serta AST lebih tinggi 6
- Bayi dengan GGT rendah/normal pada hepatitis neonatal idiopatik lebih mungkin memiliki giant cell hepatitis pada histologi 6