What is the recommended dose of cefazolin (a cephalosporin antibiotic) for preoperative (pre-op) prophylaxis?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 30, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Cefazolin untuk Profilaksis Pre-Operatif

Untuk sebagian besar prosedur bedah, dosis cefazolin yang direkomendasikan adalah 2 gram IV diberikan 30-60 menit sebelum insisi bedah, dengan dosis tunggal sudah cukup tanpa perlu dilanjutkan pasca operasi. 1

Dosis Standar Berdasarkan Jenis Pembedahan

Pembedahan Umum (Mayoritas Kasus)

  • Dosis awal: 2 gram IV diberikan secara perlahan 30-60 menit sebelum insisi 1
  • Re-injeksi intraoperatif: 1 gram jika durasi operasi >4 jam 1
  • Durasi: Dosis tunggal saja, tidak perlu dilanjutkan pasca operasi 1, 2

Pembedahan Jantung

  • Dosis: 2 gram IV + 1 gram dalam priming 1
  • Re-injeksi: 1 gram pada jam ke-4 intraoperatif 1
  • Durasi terbatas pada periode operatif saja 1

Pembedahan Neurosurgery (Kraniotomi, Shunt CSF, Spine dengan Implan)

  • Dosis: 2 gram IV diberikan secara perlahan 1
  • Re-injeksi: 1 gram jika durasi >4 jam 1
  • Pengecualian: Luka kranio-serebral memerlukan profilaksis hingga maksimal 48 jam 1, 2

Pembedahan Digestif

  • Esofagus, bilier, hernia dengan mesh: 2 gram IV 1
  • Re-injeksi: 1 gram jika durasi >4 jam 1
  • Dosis tunggal untuk sebagian besar kasus 1

Pembedahan Thoraks

  • Reseksi pulmoner: 5 mg/kg/hari (setara ~2 gram untuk pasien 70 kg) 1
  • Dosis tunggal dengan re-injeksi jika durasi >4 jam 1

Pertimbangan Khusus Berdasarkan Berat Badan

Pasien Obesitas (≥120 kg)

Terdapat kontroversi dalam literatur mengenai dosis optimal:

  • Rekomendasi guideline: Beberapa panduan menyarankan 3 gram untuk pasien ≥120 kg 2
  • Bukti klinis terbaru: Studi outcome menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam tingkat infeksi antara dosis 2 gram vs 3 gram pada pasien obesitas 3, 4
  • Perspektif farmakokinetik: Cefazolin adalah antibiotik hidrofilik yang tidak berpenetrasi ke jaringan adiposa terlepas dari dosis; dosis 2 gram memberikan konsentrasi serum ~185 mcg/mL yang cukup untuk perlindungan ≥6 jam 5

Rekomendasi praktis: Gunakan 2 gram untuk pasien <120 kg dan pertimbangkan 3 gram untuk pasien ≥120 kg jika tersedia, meskipun bukti klinis untuk manfaat tambahan masih terbatas 3, 4, 5

Pembedahan Bariatrik

  • Dosis: 4 gram IV (infus 30 menit) 2
  • Re-injeksi: 2 gram jika durasi >4 jam 2

Timing dan Re-dosing Intraoperatif

Timing Optimal

  • Berikan 30-60 menit sebelum insisi untuk memastikan konsentrasi antibiotik adekuat di serum dan jaringan saat insisi 6
  • Untuk vancomycin (alternatif alergi): infus 120 menit, harus selesai maksimal saat operasi dimulai, idealnya 30 menit sebelumnya 1

Kriteria Re-dosing

  • Cefazolin 2 gram: Re-injeksi 1 gram jika durasi operasi >4 jam 1, 2
  • Cefazolin 1.5 gram (cefuroxime/cefamandole): Re-injeksi 0.75 gram jika durasi >2 jam 1
  • Tidak ada dasar farmakokinetik untuk re-dosing pada prosedur <6 jam dengan dosis awal 2 gram 5

Durasi Pasca Operasi

Prinsip Umum

  • Mayoritas prosedur: Dosis tunggal preoperatif saja, tidak perlu dilanjutkan pasca operasi 1, 2
  • Maksimal 24 jam untuk kasus tertentu, eksepsional hingga 48 jam, dan tidak pernah melebihi 48 jam 1

Pengecualian yang Memerlukan Durasi Lebih Lama

  • Luka kranio-serebral: Hingga 48 jam maksimal 1, 2
  • Amputasi ekstremitas: 48 jam pasca operasi 2
  • Pembedahan dengan risiko devastasi tinggi (jantung terbuka, artroplasti prostetik): Dapat dilanjutkan 3-5 hari pasca operasi menurut label FDA, namun guideline terbaru membatasi hingga 48 jam maksimal 1, 6

Alternatif untuk Alergi Beta-Laktam

  • Vancomycin 30 mg/kg (infus 120 menit) sebagai dosis tunggal 1
  • Gentamicin 5 mg/kg/hari + Clindamycin 900 mg IV untuk beberapa prosedur 1

Peringatan Penting

  • Jangan memperpanjang profilaksis hanya karena adanya drain di tempat operasi 1
  • Tidak ada indikasi untuk re-injeksi saat pelepasan drain, probe, atau kateter 1
  • Pembedahan rawat jalan tidak mengubah protokol standar 1
  • Fungsi ginjal normal (CrCl ≥55 mL/min atau kreatinin serum ≤1.5 mg%): gunakan dosis penuh 6

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.