Penilaian Nyeri pada Anak Usia 9 Tahun yang Menggunakan Ventilator
Gunakan COMFORT Behaviour Scale sebagai alat penilaian nyeri dan sedasi utama untuk anak usia 9 tahun yang menggunakan ventilator, dengan penilaian rutin setiap 1-2 jam jika pasien menerima infus analgesik. 1
Alat Penilaian yang Direkomendasikan
COMFORT Behaviour Scale adalah pilihan terbaik untuk anak usia 9 tahun dengan ventilator karena:
- Telah divalidasi untuk rentang usia 0-16 tahun dan memiliki tingkat rekomendasi Grade A 1
- Menilai 6 parameter perilaku: kewaspadaan, ketenangan/agitasi, respons pernapasan, gerakan fisik, tonus otot, dan ketegangan wajah 1
- Rentang skor 6-30: <11 menunjukkan sedasi berlebihan, 11-22 sedasi adekuat, >22 sedasi kurang 1
- Memiliki reliabilitas dan validitas yang terbukti di samping tempat tidur pasien 1
Frekuensi Penilaian
- Lakukan penilaian nyeri setiap 1-2 jam jika pasien menerima infus analgesik 1
- Penilaian rutin minimal setiap 4-8 jam atau sesuai kondisi klinis anak 1
- Tingkatkan frekuensi penilaian berdasarkan tujuan terapeutik (misalnya, weaning ventilator) 1
Pendekatan Sistematis Penilaian
Langkah 1: Evaluasi Faktor Lingkungan Terlebih Dahulu
Sebelum memberikan intervensi farmakologis, periksa dan modifikasi faktor-faktor berikut: 1
- Suhu ruangan
- Tingkat kebisingan
- Kebutuhan perubahan posisi
- Kenyamanan fisik dasar
Langkah 2: Libatkan Orang Tua dalam Penilaian
- Pengetahuan orang tua tentang bagaimana anak mereka menunjukkan nyeri atau distres dapat meningkatkan akurasi penilaian 1
- Pertimbangkan penilaian nyeri oleh keluarga sebagai bagian dari evaluasi komprehensif (Grade D) 1
Langkah 3: Dokumentasi dan Reassessment
- Dokumentasikan skor sedasi bersama dengan tanda vital 1
- Lakukan reassessment 15-30 menit setelah setiap perubahan medikasi 2
- Monitor tanda vital setiap 5 menit selama titrasi awal agen baru 2
Manajemen Farmakologis Berdasarkan Skor
Jika Skor Menunjukkan Nyeri (>22 pada COMFORT Behaviour Scale):
- Opioid adalah pilihan utama untuk nyeri pada anak dengan ventilator 3
- Morfin adalah opioid yang paling banyak dipelajari untuk pasien pediatrik dengan ventilator 3
- Fentanyl dapat lebih menguntungkan pada pasien hipotensi atau neonatus muda karena efek kardiovaskular yang minimal 3
- Titrasi dosis kecil opioid untuk nyeri berat tanpa mempengaruhi pemeriksaan klinis 4
Jika Skor Menunjukkan Sedasi Berlebihan (<11):
- Kurangi dosis sedatif secara bertahap 1
- Oversedasi dapat menyebabkan durasi ventilasi mekanik yang lebih lama dan peningkatan biaya perawatan 1
Jika Skor Menunjukkan Sedasi Kurang (>22):
- Periksa kembali pengaturan ventilator sebelum menambah sedasi 1
- Undersedasi dapat menyebabkan distres, ekstubasi tidak disengaja, atau perpindahan kateter 1
Pertimbangan Khusus untuk Anak dengan Ventilator
- Anak usia 9 tahun mungkin belum sepenuhnya memahami situasi mereka dan lebih mudah menjadi cemas 1
- Sinkronisasi dengan ventilator adalah tujuan penting - anak harus bernapas selaras dengan ventilator 1
- Monitor tanda-tanda distres non-nyeri: takikardia, disinkroni ventilator, gerakan atau agitasi 2
Intervensi Non-Farmakologis
- Strategi perilaku kognitif, distraksi, dan intervensi pernapasan sangat efektif 1
- Orang tua dapat berfungsi sebagai "pelatih" untuk strategi koping 1
- Pertimbangkan teknik distraksi sederhana seperti video, musik, atau mainan 1
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Jangan meremehkan nyeri pada anak - nyeri pada anak sering diremehkan dan tidak ditangani dengan adekuat 1
- Jangan menunda pemberian analgesik karena takut menutupi gejala - manajemen nyeri yang tepat justru membuat anak lebih nyaman dan memfasilitasi pemeriksaan 4
- Hindari infus benzodiazepine kontinyu karena risiko delirium dan sedasi berkepanjangan 2
- Jangan lupa melakukan audit penilaian nyeri secara teratur (setiap 12 bulan) untuk evaluasi kualitas perawatan 1