What is the typical progression of hepatitis from the prodromal stage to convalescence?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 4, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Perjalanan Penyakit Hepatitis dari Prodromal sampai Convalescence

Hepatitis A: Perjalanan Klinis yang Khas dengan Empat Fase

Hepatitis A menunjukkan perjalanan penyakit yang paling klasik dengan empat fase yang jelas: inkubasi (rata-rata 28 hari), prodromal (onset mendadak demam dan malaise), ikterik (jaundice pada >70% dewasa), dan pemulihan (resolusi lengkap pada mayoritas pasien). 1

Fase Inkubasi

  • Periode rata-rata 28-30 hari (rentang 15-50 hari) dengan replikasi virus intensif tanpa gejala klinis 1, 2
  • Virus bereplikasi di jaringan limfatik yang berdekatan, diikuti viremia primer 3

Fase Prodromal (Preikterik)

  • Onset mendadak dengan demam, fatigue, kehilangan nafsu makan, mual, nyeri tumpul di hipokondrium kanan, muntah, dan diare 1, 3, 2
  • ALT dan AST meningkat cepat selama periode prodromal, mencapai puncak (>10 kali batas atas normal) 2, 4
  • Fase ini berlangsung beberapa hari hingga satu minggu sebelum jaundice muncul 2

Fase Ikterik

  • Urin gelap muncul diikuti jaundice pada kulit dan mukosa, dengan feses berwarna pucat 3, 2
  • Hepatomegali dengan nyeri tekan ringan hingga sedang biasanya terdeteksi 2
  • Bilirubin serum mencapai puncak lebih lambat dibanding aminotransferase dan menurun lebih lambat 2
  • Periode jaundice berlangsung <2 minggu pada sekitar 85% kasus 2

Fase Convalescence (Pemulihan)

  • Durasi total gejala biasanya <2 bulan dengan resolusi lengkap pada mayoritas kasus 1
  • Hampir semua pasien dewasa mengalami pemulihan klinis lengkap dengan normalisasi bilirubin dan aminotransferase dalam 6 bulan 2
  • Penting: Hepatitis A tidak pernah menjadi kronis dan tidak menunjukkan progresi berbasis fase seperti hepatitis B 1

Komplikasi yang Perlu Diwaspadai

  • Penyakit berkepanjangan atau relaps terjadi pada 10-15% pasien simptomatik, dengan durasi hingga 6 bulan 1
  • Hepatitis fulminan jarang terjadi (0,3-0,6%), dengan risiko lebih tinggi pada usia >50 tahun dan penyakit hati kronik 1

Hepatitis B: Perjalanan Berbasis Fase yang Kompleks

Hepatitis B kronik memiliki perjalanan penyakit yang sangat berbeda, terdiri dari 5 fase imunologis yang dapat berlangsung bertahun-tahun hingga dekade, bukan fase klinis akut yang sederhana. 5, 6

Fase 1: HBeAg-Positif dengan Toleransi Imun

  • HBV DNA sangat tinggi dengan ALT normal 5, 6
  • Nekroinflamasi hati minimal atau tidak ada meskipun viral load tinggi 6
  • Fase ini lebih sering dan berkepanjangan pada infeksi perinatal, dapat berlangsung hingga dewasa muda 5

Fase 2: Hepatitis B Kronik HBeAg-Positif

  • HBeAg positif, HBV DNA tinggi, ALT meningkat 5, 6
  • Nekroinflamasi hati sedang hingga berat dengan progresi fibrosis yang dipercepat 5, 6
  • Fase ini dapat berlangsung 10-20 tahun dan menyebabkan sirosis 7

Fase 3: Infeksi HBV Kronik HBeAg-Negatif (Inactive Carrier)

  • Anti-HBe positif, HBV DNA rendah atau tidak terdeteksi (<2.000 IU/ml), ALT normal 5, 6
  • Aktivitas nekroinflamasi hepatik minimal dengan fibrosis rendah 5, 6
  • Risiko rendah progresi ke sirosis atau HCC jika tetap di fase ini 5
  • HBsAg loss spontan dapat terjadi pada 1-3% kasus per tahun 5

Fase 4: Hepatitis B Kronik HBeAg-Negatif

  • HBeAg negatif, anti-HBe positif, HBV DNA sedang hingga tinggi, ALT meningkat 5, 6
  • Histologi hati menunjukkan nekroinflamasi dan fibrosis 5
  • Varian HBV di region precore/basal core promoter yang menghambat ekspresi HBeAg 5
  • Tingkat remisi spontan rendah 5

Fase 5: HBsAg-Negatif (Occult HBV Infection)

  • HBsAg negatif, anti-HBc positif, dengan atau tanpa anti-HBs 5, 6
  • ALT normal, HBV DNA serum biasanya tidak terdeteksi 5
  • HBV DNA (cccDNA) masih dapat terdeteksi di hati 5
  • Risiko reaktivasi dengan imunosupresi 5

Faktor Prognostik Penting

  • Insidensi kumulatif 5 tahun sirosis: 8-20% pada pasien hepatitis B kronik yang tidak diobati 5
  • Risiko kumulatif 5 tahun dekompensasi hepatik: 20% pada pasien dengan sirosis 5
  • Risiko tahunan HCC pada sirosis: 2-5% 5

Hepatitis C: Perjalanan Kontinu Tanpa Fase Imunologis

Hepatitis C kronik tidak memiliki fase imunologis yang jelas seperti hepatitis B, melainkan merupakan proses infeksi persisten yang kontinu dengan progresi variabel dari hepatitis kronik ringan hingga sirosis dan HCC. 8

Fase Akut

  • Periode inkubasi rata-rata 7 minggu (rentang 4-20 minggu) 5, 4
  • Hanya 10-33% pasien yang simptomatik dengan jaundice 5, 4
  • Aminotransferase meningkat >10 kali lipat, kemudian menurun saat gejala membaik 4
  • Anti-HCV biasanya muncul saat onset gejala 4
  • HCV RNA muncul dini selama inkubasi, meningkat dan memuncak saat gejala 4

Transisi ke Kronisitas

  • 85% pasien dengan infeksi HCV akut berkembang menjadi infeksi kronik 5, 4
  • Pemulihan spontan hanya 12-29% pada kasus post-transfusi, 29-52% pada kasus non-transfusi 5
  • Faktor yang terkait pemulihan spontan: hepatitis dengan jaundice, perempuan, viral load rendah, genotipe 3 5

Fase Kronik

  • Mayoritas (60-80%) pasien tidak bergejala 5
  • Gejala jika ada: malaise, fatigue, ketidaknyamanan abdomen, mual, nyeri otot 5, 4
  • 60-70% pasien menunjukkan peningkatan ALT yang persisten atau intermiten 5
  • HCV RNA tetap terdeteksi di serum 4

Progresi Penyakit

  • 15-56% hepatitis kronik berkembang menjadi sirosis dalam 20-25 tahun 5
  • Median waktu dari infeksi ke sirosis: sekitar 30 tahun (rentang 13-42 tahun) 5
  • Pada sirosis kompensata: survival 5 tahun >90%, survival 10 tahun 80% 5
  • Risiko tahunan HCC pada sirosis: 1-4,9% 5
  • Risiko tahunan dekompensasi pada sirosis: 3-6% 5

Faktor yang Mempercepat Progresi

  • Usia saat infeksi ≥40 tahun, jenis kelamin laki-laki 5
  • Konsumsi alkohol harian ≥50 gram 5
  • Koinfeksi HBV atau HIV 5
  • Resistensi insulin, obesitas, fatty liver 5
  • Viral load tinggi, genotipe 1 (terutama 1b), keragaman genetik virus 5

Perbedaan Kunci Antar Jenis Hepatitis

Hepatitis A

  • Perjalanan akut klasik dengan 4 fase yang jelas 1, 3, 2
  • Tidak pernah menjadi kronik 1
  • Pemulihan lengkap pada hampir semua kasus 1, 2

Hepatitis B

  • Perjalanan berbasis 5 fase imunologis yang dapat berlangsung dekade 5, 6
  • Transisi antar fase ditentukan oleh respons imun host 7
  • Monitoring HBeAg, HBV DNA, dan ALT setiap 3-6 bulan esensial untuk menentukan fase 6

Hepatitis C

  • Tidak memiliki fase imunologis yang jelas 8
  • Progresi kontinu dengan kecepatan variabel 8
  • 85% menjadi kronik tanpa pemulihan spontan 5, 4

References

Guideline

Hepatitis A Clinical Stages and Outcomes

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

[Clinical aspects and diagnosis of viral hepatitis].

Acta medica Croatica : casopis Hravatske akademije medicinskih znanosti, 2003

Research

Hepatitis C: the clinical spectrum of disease.

Hepatology (Baltimore, Md.), 1997

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Chronic Hepatitis B Infection Phases and Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

The natural history of chronic hepatitis B virus infection.

Journal of clinical virology : the official publication of the Pan American Society for Clinical Virology, 2005

Guideline

Hepatitis C Crónica: Diferencias con Hepatitis B y Progresión de la Enfermedad

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.