What causes hyponatremia (low sodium levels) in patients with cystic fibrosis (CF)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 4, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penyebab Hiponatremia pada Cystic Fibrosis

Hiponatremia pada cystic fibrosis (CF) terutama disebabkan oleh kehilangan natrium berlebihan melalui keringat, yang dapat mencapai 2-4 kali lipat lebih tinggi dibandingkan individu sehat, dikombinasikan dengan asupan natrium yang tidak memadai, terutama pada bayi yang mengonsumsi ASI atau formula standar yang rendah natrium. 1, 2, 3

Mekanisme Utama Kehilangan Natrium

Kehilangan Melalui Keringat

  • Disfungsi CFTR (cystic fibrosis transmembrane regulator) pada kelenjar keringat menyebabkan kegagalan reabsorpsi natrium klorida, menghasilkan konsentrasi garam keringat yang sangat tinggi 1, 4
  • Kehilangan natrium melalui keringat meningkat drastis pada kondisi: paparan panas, demam, pernapasan cepat, dan aktivitas fisik 1
  • Kehilangan ini dapat menyebabkan deplesi volume cairan ekstraseluler yang sering tidak terdeteksi secara klinis 2

Asupan Natrium Tidak Adekuat

  • ASI mengandung natrium sangat rendah (<7 mmol/L) dan formula standar juga rendah (<15 mmol/L), tidak cukup untuk mengkompensasi kehilangan melalui keringat 1
  • Makanan pendamping ASI pertama juga umumnya rendah natrium 1
  • Bayi usia ≤2,5 tahun paling berisiko karena kombinasi asupan rendah dan kehilangan tinggi 2

Presentasi Klinis

Presentasi Subakut

  • Riwayat paparan panas, muntah, berkeringat berlebihan, atau infeksi pulmonal 2
  • Hiponatremia lebih berat pada kasus subakut dibandingkan kronik (P < 0,02) 2
  • Dapat disertai retensi urea dan kreatinin (38% kasus subakut) 2
  • Dapat muncul sebagai kejang akibat hiponatremia berat, seperti pada kasus bayi 2 bulan dengan kejang grand mal 5

Presentasi Kronik

  • Riwayat klinis sering tidak mencolok 2
  • Dapat muncul sebagai gagal tumbuh pada bayi 1
  • Sering ditemukan sebelum diagnosis CF ditegakkan 2
  • Cenderung rekuren 2

Gangguan Elektrolit Terkait

Hiponatremia pada CF sering disertai kelainan elektrolit lain:

  • Hipokalemia - akibat kehilangan kalium melalui keringat dan ginjal 2, 4
  • Hipokloremia - kehilangan klorida paralel dengan natrium 2, 4, 5
  • Alkalosis metabolik - dipertahankan oleh kontraksi volume ECF dan deplesi klorida 2, 4

Fungsi Ginjal pada CF

Penting dicatat bahwa kapasitas osmoregulasi ginjal pada anak dengan CF tetap normal:

  • Kemampuan konsentrasi urin setelah deprivasi cairan semalam tidak berbeda dengan kontrol sehat 6
  • Kemampuan dilusi urin dengan water-load test juga normal 6
  • Ini menunjukkan bahwa hiponatremia bukan akibat gangguan ginjal primer, melainkan kehilangan ekstrarenal (keringat) yang berlebihan 6

Faktor Risiko Spesifik

Populasi Berisiko Tinggi

  • Bayi usia <6 bulan yang mendapat ASI eksklusif - kombinasi asupan natrium rendah dan kehilangan tinggi 1, 3
  • Pasien dengan CFTR yang sebagian fungsional - dapat memiliki manifestasi pulmonal dan gastrointestinal yang lebih ringan tetapi tetap berisiko kehilangan garam 4
  • Rasio laki-laki:perempuan 1,57 dalam kasus gangguan elektrolit 2

Kondisi Pencetus

  • Cuaca panas atau lingkungan bersuhu tinggi 1
  • Demam atau infeksi 1
  • Kehilangan cairan tambahan: diare, muntah, atau output stoma 1

Implikasi Klinis Penting

Kesadaran klinis sangat penting karena:

  • Gangguan elektrolit dapat muncul sebagai manifestasi awal CF sebelum diagnosis ditegakkan 2, 5
  • Cenderung rekuren jika tidak dikelola dengan suplementasi natrium adekuat 2
  • Dapat menyebabkan komplikasi serius seperti kejang pada hiponatremia berat 5
  • Deplesi volume sering tidak terdeteksi secara klinis meskipun signifikan 2

Monitoring dan Pencegahan

Penilaian Status Natrium

  • Fractional excretion of sodium (FENa) - pertahankan antara 0,5-1,5% 1
  • Rasio natrium:kreatinin urin lebih praktis (rentang normal 17-52 mmol/mmol) dan berkorelasi dengan FENa 1

Rekomendasi Suplementasi

  • Bayi 0-6 bulan yang mendapat ASI: 1-2 mmol/kg/hari natrium klorida 1
  • Untuk kondisi khusus (suhu tinggi, kehilangan cairan berlebih, ostomi): hingga 4 mmol/kg/hari 1
  • Anak lebih besar dan dewasa: makanan asin atau kapsul natrium klorida saat situasi stres (demam, olahraga, cuaca panas) 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Osmoregulation in children with cystic fibrosis.

European journal of pediatrics, 2020

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.