What is the role of omeprazole (proton pump inhibitor) drip in managing severe upper gastrointestinal (UGI) issues, such as active bleeding?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 4, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Omeprazole Drip untuk Perdarahan Saluran Cerna Atas (UGI)

Untuk pasien dengan perdarahan ulkus peptikum nonvarikeal yang telah menjalani hemostasis endoskopik sukses, berikan omeprazole 80 mg bolus IV diikuti infus kontinyu 8 mg/jam selama 72 jam. 1, 2

Protokol Dosis Standar

Regimen yang direkomendasikan:

  • Bolus awal: 80 mg omeprazole IV 1, 2
  • Infus kontinyu: 8 mg/jam selama tepat 72 jam setelah terapi endoskopik 1, 2
  • Transisi ke oral: Setelah 72 jam, lanjutkan dengan omeprazole oral 40 mg dua kali sehari pada hari 4-14, kemudian 40 mg sekali sehari pada hari 15 dan seterusnya 2

Dasar Rasional Penggunaan

Stabilitas bekuan darah berkurang dalam lingkungan asam, dan pH lambung >6 diperlukan untuk agregasi platelet, sementara lisis bekuan terjadi ketika pH turun di bawah 6. 1, 2 Terapi PPI dosis tinggi lebih efektif daripada antagonis reseptor H2 dalam meningkatkan pH lambung ke level yang diperlukan untuk stabilitas bekuan. 1, 2

Manfaat Klinis yang Terbukti

Pada pasien dengan stigmata risiko tinggi (perdarahan aktif, pembuluh darah tampak, atau bekuan melekat) yang menjalani hemostasis endoskopik sukses:

  • Mengurangi mortalitas (OR 0.56,95% CI 0.34-0.94) 2
  • Mengurangi angka perdarahan ulang (OR 0.43,95% CI 0.29-0.63) 2
  • Mengurangi kebutuhan operasi 2
  • Mengurangi kebutuhan transfusi darah 1
  • Mempersingkat lama rawat inap 1

Waktu Pemberian

Mulai terapi PPI sesegera mungkin, bahkan sebelum endoskopi, meskipun ini adalah rekomendasi yang lebih lemah. 2 Namun, jangan menunda endoskopi darurat sambil hanya mengandalkan terapi PPI - PPI adalah terapi adjuvan untuk hemostasis endoskopik, bukan pengganti. 2

Populasi Target yang Paling Diuntungkan

Manfaat terapi omeprazole dosis tinggi paling jelas pada pasien dengan stigmata endoskopik risiko tinggi seperti:

  • Perdarahan aktif 2
  • Pembuluh darah tampak (visible vessel) 2
  • Bekuan melekat (adherent clot) 2

Pertimbangan Penting dan Peringatan

Peringatan kritis:

  • Terapi PPI tidak boleh menggantikan endoskopi darurat pada pasien dengan perdarahan aktif 2
  • Manfaat mortalitas hanya terlihat dengan infus kontinyu dosis tinggi, bukan dosis yang lebih rendah 2
  • Lengkapi kursus penuh terapi PPI oral selama 6-8 minggu untuk memungkinkan penyembuhan mukosa yang adekuat 2
  • Administrasi IV membawa risiko tromboflebitis yang lebih tinggi dibandingkan PPI oral, tetapi ini dapat diterima mengingat manfaat mortalitas dan perdarahan ulang dalam setting akut 2

Terapi Tambahan

Semua pasien dengan ulkus peptikum berdarah harus:

  • Dites untuk infeksi Helicobacter pylori 1, 2
  • Menerima terapi eradikasi jika infeksi positif 1, 2
  • Tidak ada rasional untuk terapi eradikasi IV darurat; terapi oral dapat dimulai segera atau selama follow-up 1

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Menghentikan terapi PPI terlalu dini (sebelum 6-8 minggu) tidak memberikan waktu yang cukup untuk penyembuhan mukosa 2
  • Mengandalkan terapi PPI saja tanpa intervensi endoskopik pada perdarahan aktif tidak efektif 2
  • Menggunakan dosis yang lebih rendah pada pasien risiko tinggi - prioritaskan manfaat mortalitas yang hanya terlihat dengan infus kontinyu dosis tinggi 2

Catatan tentang Ketersediaan

Data primer terutama berlaku untuk omeprazole IV, yang tidak tersedia di Amerika Serikat pada saat publikasi guideline 2003. 1 Namun, pantoprazole IV dan omeprazole IV dianggap memiliki efek kelas yang setara ketika diberikan dengan dosis yang sesuai. 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Upper Gastrointestinal Bleeding with Omeprazole

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Related Questions

What is the recommended treatment for a patient with gastrointestinal bleeding, including the use of omeprazole (proton pump inhibitor) drip?
Is omeprazole effective in managing upper gastrointestinal bleeding?
What is the difference between oral and intravenous (IV) administration of omeprazole in upper gastrointestinal bleeding?
What is the recommended dose of omeprazole (a proton pump inhibitor) for upper gastrointestinal bleeding?
What is the appropriate use of Proton Pump Inhibitors (PPIs) such as lansoprazole (Prevacid) or omeprazole (Prilosec) for a 6-month-old infant with upper Gastrointestinal (GI) bleeding?
When is gabapentin (Neurontin) indicated for adult psychiatric patients with anxiety disorders, insomnia, or bipolar disorder, particularly those with a history of substance abuse or impaired renal function?
What is the best approach to manage the flu in patients with underlying health conditions, such as asthma or chronic obstructive pulmonary disease (COPD)?
What are the current treatment approaches for carcinoma of the gallbladder based on landmark trials and studies?
What is the safety and efficacy of Sevalamir (unknown generic name) in patients with impaired renal function or kidney disease?
What should a patient do who has worsening yeast symptoms after starting Diflucan (fluconazole) and then adding estrogen cream, with 48 hours remaining before the next dose of Diflucan (fluconazole)?
What is the recommended treatment for a patient with gastrointestinal bleeding, including the use of omeprazole (proton pump inhibitor) drip?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.