Pendekatan Terapi untuk Pasien dengan Adenokarsinoma Esofagus Distal Metastatik dan Status Performa ECOG 2
Pasien dengan adenokarsinoma esofagus metastatik dan ECOG performance status 2 harus ditawarkan kemoterapi 2-obat bersama dengan best supportive care, karena pasien dengan ECOG PS ≤2 menunjukkan manfaat survival dibandingkan best supportive care saja. 1
Kriteria Kelayakan untuk Kemoterapi
Pasien dengan ECOG PS 2 masih memenuhi syarat untuk kemoterapi sistemik, berbeda dengan pasien ECOG PS ≥3 yang sebaiknya hanya menerima best supportive care. 1 Pedoman NCCN secara eksplisit menyatakan bahwa pasien dengan KPS ≥60 atau ECOG PS ≤2 dapat ditawarkan kemoterapi bersama best supportive care. 1
Pertimbangan Penting Sebelum Memulai Terapi:
- Evaluasi fungsi hati: Pasien ini memiliki metastasis hati dan peningkatan enzim hati, yang memerlukan penyesuaian dosis kemoterapi 1
- Status HER2: Harus dilakukan testing HER2/neu karena diagnosis adenokarsinoma metastatik 1
- Akses untuk monitoring toksisitas: Regimen 3-obat hanya untuk pasien fit dengan akses monitoring ketat, sementara regimen 2-obat lebih sesuai untuk ECOG 2 1
Pilihan Terapi Lini Pertama
Regimen 2-Obat (Pilihan Utama untuk ECOG 2):
Regimen 2-obat adalah pilihan yang direkomendasikan untuk pasien dengan ECOG PS 2, karena regimen 3-obat hanya untuk pasien dengan performance status baik dan akses monitoring toksisitas yang ketat. 1
Jika HER2 positif (IHC 3+ atau IHC 2+ dengan FISH amplifikasi): Trastuzumab + cisplatin + fluoropyrimidine (kategori 1) 1
Jika HER2 negatif atau tidak diketahui: Pilihan fluoropyrimidine + platinum 1
Pertimbangan Khusus untuk Metastasis Hati:
Dengan adanya metastasis hati dan peningkatan enzim hati, perlu perhatian khusus terhadap hepatotoksisitas dan penyesuaian dosis. 1 Evaluasi fungsi hati secara berkala sangat penting selama terapi.
Peran Best Supportive Care
Best supportive care SELALU diindikasikan dan harus diberikan bersamaan dengan kemoterapi, bukan sebagai alternatif. 1 Komponen penting meliputi:
- Manajemen nutrisi: Assessment dan konseling nutrisi sangat berharga 1
- Manajemen disfagia: Dilatasi jika terdapat striktur 1
- Kontrol gejala: Nyeri, mual, muntah 1
- Dukungan psikososial dan spiritual 1
Terapi Lini Kedua (Jika Terjadi Progresi)
Jika pasien mengalami progresi setelah terapi lini pertama dan masih mempertahankan ECOG PS ≤2:
- Ramucirumab + paclitaxel (kategori 1 untuk EGJ adenocarcinoma) 1
- Ramucirumab monoterapi 1
- Docetaxel: Menunjukkan median OS 5.2 bulan vs 3.6 bulan dengan active symptom control saja (P=0.01) 1
- Juga meningkatkan quality of life dengan mengurangi disfagia dan nyeri abdomen 1
- Irinotecan: Median survival 4.0 bulan vs 2.4 bulan dengan best supportive care saja 1
Monitoring dan Reassessment
- Evaluasi performance status secara berkala: Jika memburuk menjadi ECOG PS ≥3, pertimbangkan untuk menghentikan kemoterapi dan fokus pada best supportive care saja 1
- Monitoring toksisitas: Terutama untuk neutropenia, infeksi, neuropati 1
- Evaluasi respons: Setelah 2 regimen sekuensial, keputusan terapi lanjutan bergantung pada performance status dan ketersediaan clinical trials 1
Peringatan Penting
- Hindari regimen 3-obat: Pasien ECOG 2 dengan metastasis hati dan enzim hati meningkat bukan kandidat ideal untuk regimen 3-obat 1
- Jangan tunda best supportive care: Harus dimulai bersamaan dengan kemoterapi, bukan menunggu hingga kemoterapi gagal 1
- Waspadai deteriorasi performance status: Jika memburuk menjadi ECOG 3-4, kemoterapi harus dihentikan 1
- Penyesuaian dosis untuk disfungsi hati: Sangat penting mengingat metastasis hati dan peningkatan enzim hati 1
Kapan Hanya Best Supportive Care
Jika performance status memburuk menjadi ECOG PS ≥3 atau KPS <60, best supportive care saja adalah standar terapi, karena kemoterapi tidak menunjukkan manfaat survival dan meningkatkan risiko toksisitas. 1