What is the best treatment approach for a patient with metastatic adenocarcinoma of the distal esophagus, liver metastasis, elevated liver enzymes, and an Eastern Cooperative Oncology Group (ECOG) performance status of 2?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 5, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pendekatan Terapi untuk Pasien dengan Adenokarsinoma Esofagus Distal Metastatik dan Status Performa ECOG 2

Pasien dengan adenokarsinoma esofagus metastatik dan ECOG performance status 2 harus ditawarkan kemoterapi 2-obat bersama dengan best supportive care, karena pasien dengan ECOG PS ≤2 menunjukkan manfaat survival dibandingkan best supportive care saja. 1

Kriteria Kelayakan untuk Kemoterapi

Pasien dengan ECOG PS 2 masih memenuhi syarat untuk kemoterapi sistemik, berbeda dengan pasien ECOG PS ≥3 yang sebaiknya hanya menerima best supportive care. 1 Pedoman NCCN secara eksplisit menyatakan bahwa pasien dengan KPS ≥60 atau ECOG PS ≤2 dapat ditawarkan kemoterapi bersama best supportive care. 1

Pertimbangan Penting Sebelum Memulai Terapi:

  • Evaluasi fungsi hati: Pasien ini memiliki metastasis hati dan peningkatan enzim hati, yang memerlukan penyesuaian dosis kemoterapi 1
  • Status HER2: Harus dilakukan testing HER2/neu karena diagnosis adenokarsinoma metastatik 1
  • Akses untuk monitoring toksisitas: Regimen 3-obat hanya untuk pasien fit dengan akses monitoring ketat, sementara regimen 2-obat lebih sesuai untuk ECOG 2 1

Pilihan Terapi Lini Pertama

Regimen 2-Obat (Pilihan Utama untuk ECOG 2):

Regimen 2-obat adalah pilihan yang direkomendasikan untuk pasien dengan ECOG PS 2, karena regimen 3-obat hanya untuk pasien dengan performance status baik dan akses monitoring toksisitas yang ketat. 1

  • Jika HER2 positif (IHC 3+ atau IHC 2+ dengan FISH amplifikasi): Trastuzumab + cisplatin + fluoropyrimidine (kategori 1) 1

    • Median OS 13.8 bulan vs 11.1 bulan tanpa trastuzumab 1
    • Tidak direkomendasikan untuk IHC 0 atau 1+ 1
    • Hindari kombinasi dengan anthracycline 1
  • Jika HER2 negatif atau tidak diketahui: Pilihan fluoropyrimidine + platinum 1

Pertimbangan Khusus untuk Metastasis Hati:

Dengan adanya metastasis hati dan peningkatan enzim hati, perlu perhatian khusus terhadap hepatotoksisitas dan penyesuaian dosis. 1 Evaluasi fungsi hati secara berkala sangat penting selama terapi.

Peran Best Supportive Care

Best supportive care SELALU diindikasikan dan harus diberikan bersamaan dengan kemoterapi, bukan sebagai alternatif. 1 Komponen penting meliputi:

  • Manajemen nutrisi: Assessment dan konseling nutrisi sangat berharga 1
  • Manajemen disfagia: Dilatasi jika terdapat striktur 1
  • Kontrol gejala: Nyeri, mual, muntah 1
  • Dukungan psikososial dan spiritual 1

Terapi Lini Kedua (Jika Terjadi Progresi)

Jika pasien mengalami progresi setelah terapi lini pertama dan masih mempertahankan ECOG PS ≤2:

  • Ramucirumab + paclitaxel (kategori 1 untuk EGJ adenocarcinoma) 1
  • Ramucirumab monoterapi 1
  • Docetaxel: Menunjukkan median OS 5.2 bulan vs 3.6 bulan dengan active symptom control saja (P=0.01) 1
    • Juga meningkatkan quality of life dengan mengurangi disfagia dan nyeri abdomen 1
  • Irinotecan: Median survival 4.0 bulan vs 2.4 bulan dengan best supportive care saja 1

Monitoring dan Reassessment

  • Evaluasi performance status secara berkala: Jika memburuk menjadi ECOG PS ≥3, pertimbangkan untuk menghentikan kemoterapi dan fokus pada best supportive care saja 1
  • Monitoring toksisitas: Terutama untuk neutropenia, infeksi, neuropati 1
  • Evaluasi respons: Setelah 2 regimen sekuensial, keputusan terapi lanjutan bergantung pada performance status dan ketersediaan clinical trials 1

Peringatan Penting

  • Hindari regimen 3-obat: Pasien ECOG 2 dengan metastasis hati dan enzim hati meningkat bukan kandidat ideal untuk regimen 3-obat 1
  • Jangan tunda best supportive care: Harus dimulai bersamaan dengan kemoterapi, bukan menunggu hingga kemoterapi gagal 1
  • Waspadai deteriorasi performance status: Jika memburuk menjadi ECOG 3-4, kemoterapi harus dihentikan 1
  • Penyesuaian dosis untuk disfungsi hati: Sangat penting mengingat metastasis hati dan peningkatan enzim hati 1

Kapan Hanya Best Supportive Care

Jika performance status memburuk menjadi ECOG PS ≥3 atau KPS <60, best supportive care saja adalah standar terapi, karena kemoterapi tidak menunjukkan manfaat survival dan meningkatkan risiko toksisitas. 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.