From the Guidelines
Kanker lidah yang kambuh setelah operasi terjadi karena sel-sel kanker yang tidak dihilangkan selama operasi awal, memungkinkan sel-sel kanker residu untuk tumbuh kembali. Hal ini biasanya terjadi ketika sel-sel kanker mikroskopis menembus batas tumor yang terlihat atau ketika sel-sel kanker telah menyebar ke pembuluh getah bening atau jaringan di dekatnya yang tidak dihilangkan selama operasi. Patogenesisnya melibatkan beberapa mekanisme: sel-sel kanker stem dapat bertahan hidup dan meregenerasi tumor; field cancerization dapat terjadi di mana seluruh mukosa oral telah mengalami perubahan premalignan karena karsinogen seperti tembakau atau alkohol, menyebabkan tumor primer baru; dan invasi perineural memungkinkan sel-sel kanker untuk bergerak sepanjang jalur saraf di luar batas operasi. Selain itu, invasi limfovaskular memungkinkan sel-sel kanker untuk menyebar ke kelenjar getah bening regional, sedangkan transisi epitel-mesenkim membuat sel-sel kanker lebih invasif dan resisten terhadap pengobatan.
Beberapa faktor risiko untuk kekambuhan kanker lidah termasuk:
- Batas operasi yang positif
- Tahap tumor awal yang lanjut
- Diferensiasi tumor asli yang buruk
- Invasi perineural atau limfovaskular
- Paparan terus-menerus terhadap faktor-faktor risiko seperti tembakau dan alkohol
Pemeriksaan follow-up secara teratur sangat penting untuk deteksi dini kekambuhan, biasanya setiap 1-3 bulan pada tahun pertama setelah operasi 1. Pengobatan pasca operasi dengan radioterapi (RT) atau kemoradioterapi (CRT) dapat membantu mengurangi risiko kekambuhan pada pasien dengan faktor-faktor risiko yang tinggi 1.
From the Research
Kejadian Pathogenesis Ca Lidah Relaps Post Operasi
Kejadian pathogenesis ca lidah relaps post operasi dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian relaps ca lidah post operasi antara lain stadium penyakit, margin bedah, dan adjuvant terapi 2, 3
- Studi menunjukkan bahwa pasien dengan stadium I-II memiliki tingkat kontrol lokoregional yang rendah, yaitu sekitar 35% pada 2 tahun setelah operasi 2
- Selain itu, pasien dengan riwayat kekambuhan ca lidah memiliki prognosis yang buruk, dengan waktu survival median sekitar 9 bulan 3
- Faktor-faktor lain yang mempengaruhi kejadian relaps ca lidah post operasi antara lain jenis relaps, interval bebas penyakit, usia, dan jenis kelamin 3
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Relaps Ca Lidah
Faktor-faktor yang mempengaruhi relaps ca lidah post operasi antara lain:
- Jenis relaps: relaps primer, relaps regional, dan relaps jauh 3
- Interval bebas penyakit: pasien dengan interval bebas penyakit yang lebih pendek memiliki prognosis yang buruk 3
- Usia dan jenis kelamin: usia dan jenis kelamin dapat mempengaruhi prognosis pasien dengan ca lidah 3
- Adjuvant terapi: adjuvant terapi dapat mempengaruhi tingkat kontrol lokoregional dan survival pasien dengan ca lidah 2, 4
Pengobatan Relaps Ca Lidah
Pengobatan relaps ca lidah post operasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain:
- Bedah: bedah dapat dilakukan untuk mengangkat tumor yang berkembang kembali 3
- Kemoterapi: kemoterapi dapat digunakan sebagai adjuvant terapi untuk mengurangi risiko relaps 2, 4
- Radioterapi: radioterapi dapat digunakan sebagai adjuvant terapi untuk mengurangi risiko relaps 2, 4
- Terapi kombinasi: terapi kombinasi dapat digunakan untuk mengobati relaps ca lidah, seperti kemoterapi dan radioterapi 5