Teknik Sliding Stacking Pass pada Laser Q-Switched Nd:YAG
Definisi dan Konsep Dasar
Teknik "sliding stacking pass" atau yang lebih dikenal sebagai metode R20 adalah pendekatan multi-pass dalam satu sesi perawatan menggunakan laser Q-switched Nd:YAG, di mana area target dirawat berulang kali dengan interval waktu singkat (biasanya 20 menit) dalam satu kunjungan yang sama. 1
Teknik ini berbeda secara fundamental dari pendekatan tradisional single-pass yang hanya memberikan satu aplikasi laser per sesi perawatan. 1
Mekanisme dan Parameter Teknik
Protokol Aplikasi
- Multiple passes: Area yang sama dirawat beberapa kali dalam satu sesi dengan jeda waktu 20 menit antar pass 1
- Parameter laser standar: Q-switched Nd:YAG dengan fluence 10 J/cm², panjang gelombang 1.064 µm, pulse width 8 ns, dan spot size 3 mm 1
- Interval antar sesi: Biasanya 3 minggu untuk memungkinkan penyembuhan epidermis yang memadai 1
Prinsip Kerja
Laser Q-switched Nd:YAG bekerja dengan memberikan energi dalam pulsa sangat singkat (nanosecond) yang menargetkan pigmen secara selektif. 2, 3 Dengan pendekatan multi-pass, terjadi akumulasi efek fotomekanik pada target pigmen dalam waktu singkat, meningkatkan fragmentasi pigmen dibandingkan single-pass tradisional. 1
Keunggulan Klinis
Efektivitas Superior
- Hasil lebih cepat: Metode R20 menunjukkan efektivitas lebih tinggi dibanding single-pass tradisional dalam periode 3 bulan 1
- Potensi penghapusan dalam satu sesi: Sebagian besar tato dapat dihilangkan dalam satu sesi dengan teknik ini 1
- Respons berbeda berdasarkan jenis: Tato amatir menunjukkan respons signifikan lebih baik dibanding tato profesional karena kedalaman pigmen yang lebih superfisial 1
Pertimbangan Penting
Periode penyembuhan epidermis memerlukan waktu lebih dari 3 minggu dengan metode R20, lebih lama dibanding single-pass tradisional. 1 Hal ini harus dikomunikasikan dengan jelas kepada pasien sebelum memulai perawatan.
Aplikasi Klinis Lainnya
Laser Q-switched Nd:YAG memiliki spektrum aplikasi luas dalam dermatologi:
- Lesi pigmentasi: Tato, nevus Ota, cafe-au-lait macules, lentigo 3
- Lesi vaskular: Hemangioma, port-wine stains, telangiektasia, angioma (terutama dengan frequency-doubled 532 nm) 2, 3
- Resurfacing wajah: Rhytides, scar postacne, pigmentasi kelopak mata 4
Peringatan Praktis
- Jangan gunakan pada pasien dengan ekspektasi hasil instan: Teknik ini memerlukan komitmen waktu penyembuhan yang lebih lama 1
- Evaluasi jenis tato: Tato profesional memerlukan lebih banyak sesi dibanding tato amatir 1
- Perhatikan interval penyembuhan: Jangan mempersingkat interval 3 minggu antar sesi untuk menghindari komplikasi penyembuhan 1
- Dokumentasi fotografis: Lakukan imaging process setiap sesi untuk evaluasi objektif bleaching tato 1