When is the HPV (Human Papillomavirus) vaccine recommended for a patient who has been treated for and recovered from condyloma acuminata?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 23, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Rekomendasi Vaksinasi HPV untuk Pasien Pasca Tatalaksana Kondiloma Akuminata

Vaksin HPV tetap direkomendasikan untuk pasien yang sudah sembuh dari kondiloma akuminata, dengan rekomendasi berdasarkan usia: vaksinasi rutin untuk semua individu hingga usia 26 tahun tanpa memandang riwayat infeksi HPV sebelumnya, karena vaksin melindungi terhadap tipe HPV lain yang belum terpapar. 1, 2

Prinsip Kunci: Riwayat Kondiloma Bukan Kontraindikasi

  • Riwayat kondiloma akuminata secara eksplisit BUKAN merupakan kontraindikasi untuk vaksinasi HPV. 2
  • Vaksinasi harus diberikan tanpa memandang riwayat kutil kelamin, hasil tes abnormal, atau hasil tes HPV DNA positif. 2
  • Tidak diperlukan tes pra-vaksinasi (misalnya Pap smear atau tes HPV) untuk menentukan kelayakan vaksinasi. 1, 3

Rasional Vaksinasi Meskipun Sudah Ada Riwayat Infeksi

Perlindungan Multi-Tipe HPV

  • Kondiloma akuminata umumnya disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11 (sekitar 90% kasus), sedangkan vaksin HPV melindungi terhadap beberapa tipe termasuk tipe onkogenik 16 dan 18 yang menyebabkan sekitar 70% kanker serviks. 2, 4
  • Vaksin nonavalen (Gardasil-9) yang saat ini digunakan di Amerika Serikat sejak 2016 melindungi terhadap 9 tipe HPV (6,11,16,18,31,33,45,52,58). 1, 3
  • Sebagian besar orang dewasa yang aktif secara seksual telah terpapar beberapa tipe HPV, tetapi tidak semua tipe yang tercakup dalam vaksin. 2, 4

Keterbatasan Penting Vaksin HPV

  • Vaksin HPV bersifat profilaksis saja—mencegah infeksi HPV baru tetapi TIDAK mengobati infeksi yang sudah ada atau penyakit terkait HPV. 2, 3
  • Vaksin tidak akan membersihkan kutil kelamin yang ada atau mempercepat resolusinya. 2
  • Vaksin tidak mengubah rekomendasi skrining kanker serviks. 1, 3

Rekomendasi Berdasarkan Usia

Usia 9-26 Tahun: Rekomendasi Kuat

  • Vaksinasi catch-up direkomendasikan untuk semua individu hingga usia 26 tahun yang belum divaksinasi secara adekuat, terlepas dari riwayat kutil kelamin atau aktivitas seksual. 1, 2
  • Vaksinasi rutin direkomendasikan pada usia 11-12 tahun, tetapi dapat dimulai sejak usia 9 tahun. 1, 5
  • Untuk individu yang memulai vaksinasi sebelum usia 15 tahun: jadwal 2 dosis (0 dan 6-12 bulan). 5, 3
  • Untuk individu yang memulai vaksinasi pada usia 15 tahun atau lebih: jadwal 3 dosis (0,1-2, dan 6 bulan). 5, 3

Usia 27-45 Tahun: Pengambilan Keputusan Bersama dengan Catatan Penting

  • ACIP merekomendasikan pengambilan keputusan klinis bersama untuk beberapa orang dewasa usia 27-45 tahun yang belum divaksinasi secara adekuat. 1
  • Namun, American Cancer Society secara eksplisit TIDAK mendukung rekomendasi ini karena efektivitas rendah dan potensi pencegahan kanker yang minimal pada kelompok usia ini. 1, 2
  • Vaksinasi pada usia 27-45 tahun diperkirakan hanya mencegah tambahan 0,5% kasus kanker dibandingkan vaksinasi hingga usia 26 tahun. 2
  • Faktor yang mendukung vaksinasi pada usia ini termasuk: memiliki pasangan seksual baru atau mengantisipasi pasangan baru di masa depan, laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL), atau kondisi immunocompromised. 2

Populasi Khusus yang Perlu Diperhatikan

Laki-laki yang Berhubungan Seks dengan Laki-laki (LSL)

  • LSL harus divaksinasi hingga usia 26 tahun karena mereka sangat mendapat manfaat dari pencegahan kondiloma dan kanker anal. 1, 2
  • LSL memiliki risiko tinggi infeksi HPV dan penyakit terkait HPV, dengan insiden neoplasia anal hampir 20 kali lebih tinggi dibandingkan laki-laki heteroseksual. 1
  • Vaksin quadrivalent menunjukkan efikasi 94,9% dalam mencegah infeksi anal persisten oleh HPV 6,11,16, atau 18 pada LSL. 1

Kondisi Immunocompromised

  • Semua individu dengan kondisi immunocompromised memerlukan jadwal 3 dosis terlepas dari usia saat memulai vaksinasi. 5, 3
  • Efektivitas vaksin mungkin lebih rendah pada individu dengan kondisi immunocompromised tertentu. 5

Waktu Pemberian Vaksin Pasca Tatalaksana Kondiloma

  • Vaksinasi dapat diberikan segera setelah kondiloma akuminata sembuh—tidak ada periode tunggu yang diperlukan. 1, 2
  • Pedoman tidak menyebutkan penundaan vaksinasi setelah pengobatan kondiloma akuminata. 1
  • Yang penting adalah usia pasien, bukan status infeksi HPV saat ini atau sebelumnya. 1, 2

Peringatan Klinis Penting

Jangan Menunda Vaksinasi

  • Jangan menunda vaksinasi sambil menunggu "waktu optimal"—sekitar 24% remaja melaporkan aktivitas seksual pada kelas 9 dan 58,1% pada kelas 12. 5, 3
  • Insiden kumulatif infeksi HPV mendekati 40% dalam dua tahun pertama setelah hubungan seksual pertama. 3
  • Pada laki-laki, insiden infeksi HPV hampir 60% dalam 2 tahun setelah inisiasi seksual. 5

Skrining Tetap Diperlukan

  • Meskipun sudah divaksinasi, skrining kanker serviks tetap penting karena vaksin tidak melindungi terhadap semua tipe HPV onkogenik. 5, 3, 4
  • Rekomendasi skrining kanker serviks harus tetap diikuti. 1

Kehamilan dan Menyusui

  • Vaksinasi harus ditunda hingga setelah kehamilan selesai, tetapi tidak diperlukan tes kehamilan sebelum vaksinasi. 1, 3
  • Individu yang sedang menyusui dapat menerima vaksin HPV. 1, 3

Manfaat Pencegahan Kanker

  • Vaksinasi HPV dapat mencegah sekitar 28.500 kanker per tahun di Amerika Serikat, termasuk sebagian besar kasus kanker serviks, vulva, vagina, anal, orofaring, dan penis. 3
  • Vaksin mencegah 89% kanker anal, 63% kanker penis, dan 72% kanker orofaring pada laki-laki. 5
  • 92% dari 34.800 kanker tahunan yang disebabkan HPV di Amerika Serikat dapat dicegah oleh vaksin nonavalen. 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

HPV Vaccination for Adult Males with History of Genital Warts

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

HPV Vaccination Recommendations

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

HPV Vaccination Schedule Recommendations

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.