When should a tumor be suspected in a patient with cerebellar ataxia, particularly with a history of smoking?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 25, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Kapan Dicurigai Tumor pada Ataksia Serebelar

Tumor harus dicurigai pada pasien dengan ataksia serebelar yang bersifat kronik progresif (gejala >2 bulan dengan perburukan bertahap), terutama jika disertai riwayat merokok yang meningkatkan risiko keganasan paru dan sindrom paraneoplastik.

Pola Temporal yang Mengarah ke Tumor

Ataksia Kronik Progresif

  • Tumor otak (tumor serebelar, glioma batang otak) merupakan penyebab umum ataksia kronik progresif pada anak dan dewasa, dengan gejala biasanya berlangsung >2 bulan meskipun kadang hanya beberapa minggu 1
  • Perburukan gejala yang bertahap dan progresif membedakan tumor dari penyebab infeksi atau toksik yang biasanya akut 1

Ataksia Akut dengan Tumor

  • Pada anak yang datang ke unit gawat darurat dengan ataksia akut, tumor otak menyumbang 11,2% dari kasus, menjadikannya penyebab kedua tersering setelah gangguan infeksi/postinfeksi 1
  • Meskipun jarang, tumor dapat bermanifestasi akut jika terjadi perdarahan intratumoral atau hidrosefalus obstruktif mendadak 1

Tanda Klinis yang Meningkatkan Kecurigaan Tumor

Gejala Peningkatan Tekanan Intrakranial

  • Nyeri kepala dengan ataksia trunkal dan dismetria mengarah ke proses massa posterior fossa seperti tumor atau serebelitis akut 2
  • Penurunan kesadaran atau defisit neurologis tambahan pada kasus berat dapat mengindikasikan peningkatan tekanan intrakranial atau herniasi 2

Tanda Pemeriksaan Fisik Spesifik

  • Tortikolis atau resistensi terhadap gerakan kepala/leher dapat mengindikasikan tumor fossa posterior, kompresi medula spinalis, atau patologi kraniocervical junction 1, 2
  • Abnormalitas pupil dapat menunjukkan kompresi nervus kranialis ketiga oleh massa 1, 2

Sindrom Paraneoplastik pada Pasien dengan Riwayat Merokok

Degenerasi Serebelar Paraneoplastik (PCD)

  • Pada pasien dewasa dengan riwayat merokok, ataksia serebelar subakut progresif harus menimbulkan kecurigaan tinggi terhadap small cell lung cancer (SCLC) dengan sindrom paraneoplastik 3
  • PCD terkait antibodi terhadap antigen intraseluler (terutama anti-Hu) dan umumnya terkait dengan SCLC, kanker payudara, ovarium, dan testis 3
  • MRI awal dapat normal pada PCD, sehingga diagnosis memerlukan kombinasi pemeriksaan antibodi paraneoplastik dan pencarian tumor primer 3

Karakteristik Klinis PCD

  • Ataksia progresif dengan hiporefleksia dan atrofi serebelar progresif pada pencitraan 4
  • Prognosis umumnya buruk dengan respons minimal terhadap imunoterapi 3
  • Antibodi anti-Hu positif pada Western blot dan imunofluoresensi indirek 4

Algoritma Pencitraan untuk Deteksi Tumor

Modalitas Pilihan Pertama

  • MRI kepala tanpa dan dengan kontras IV adalah modalitas pilihan untuk evaluasi awal massa, proses yang menyebabkan edema dan enhancement, serta gangguan neurodegeneratif 1
  • MRI menawarkan visualisasi fossa posterior yang jauh lebih baik dibanding CT, terutama untuk temuan serebelar yang subtle (atrofi parenkim ringan, distorsi arsitektur, atau perubahan parenkim ringan) 1

Teknik MRI Lanjutan

  • Diffusion weighted imaging membantu menilai tumor yang sangat seluler 1
  • MR spectroscopy berguna untuk menilai tumor dan membedakan tipe tumor fossa posterior 1

MRI Spine

  • MRI spine lengkap dapat diperlukan pada anak dengan ataksia kronik progresif karena tumor SSP untuk mengidentifikasi penyakit metastatik spinal 1
  • Pencitraan post-kontras diperlukan dalam konteks tumor SSP 1

Pencarian Tumor Primer pada Sindrom Paraneoplastik

Investigasi Sistemik

  • CT toraks, abdomen, dan pelvis untuk mencari tumor primer (terutama SCLC pada perokok) 1
  • PET-CT dengan F18-FDG dapat mengidentifikasi lesi metastatik yang tidak terlihat pada pencitraan konvensional 5
  • Pada sindrom opsoclonus-myoclonus-ataxia pada anak, MIBG I-123 dan CT toraks-abdomen-pelvis digunakan untuk mencari neuroblastoma atau ganglioneuroblastoma 1

Pemeriksaan Laboratorium

  • Skrining antibodi paraneoplastik (anti-Hu, anti-Yo, anti-Ri, anti-GAD) pada pasien dengan ataksia subakut progresif dan riwayat merokok 3, 4
  • Marker onkologi serum 4

Pitfall yang Harus Dihindari

  • Jangan mengabaikan ataksia progresif dengan MRI otak awal yang normal—PCD dan tumor ekstraneural dapat memiliki MRI otak normal pada fase awal 3, 4
  • Jangan melewatkan pencarian tumor sistemik pada pasien dengan antibodi paraneoplastik positif, bahkan jika tumor tidak terdeteksi pada pencitraan awal—tumor dapat sangat kecil atau "burned out" 5
  • Jangan menunda pencitraan pada anak dengan ataksia dan tanda peningkatan tekanan intrakranial—tumor fossa posterior dapat menyebabkan hidrosefalus obstruktif yang mengancam jiwa 1
  • Pada pasien dengan riwayat merokok dan ataksia, jangan hanya fokus pada otak—lakukan evaluasi toraks untuk SCLC 3, 5

Prognosis dan Implikasi Terapeutik

  • Deteksi dini tumor primer dan pengobatan dapat menstabilkan atau memperbaiki gejala neurologis pada beberapa kasus 5
  • Pada PCD, prognosis neurologis umumnya buruk meskipun dengan pengobatan tumor yang berhasil 3
  • Reseksi tumor jinak (seperti ganglioneuroma) dapat menurunkan titer antibodi dan menstabilkan gejala 4

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Cerebellar Ataxia Diagnosis and Examination Findings

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Cerebellar Syndromes: Clinical Manifestations and Etiologies

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.