What are the characteristic symptoms of leptospirosis?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 29, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Gejala Khas pada Leptospirosis

Leptospirosis ditandai oleh demam, sakit kepala, menggigil, mialgia, dan conjunctival suffusion (kemerahan konjungtiva tanpa eksudat), dengan gejala yang dapat bersifat bifasik. 1, 2

Gejala Klinis Utama

Fase Septikemia Awal (4-7 hari pertama)

  • Demam mendadak dengan onset akut merupakan gejala paling umum (91.66% kasus) 2, 3
  • Sakit kepala yang hampir selalu dilaporkan pada pasien dewasa dan dapat berat 1, 2
  • Mialgia difus terutama pada betis 2, 4
  • Menggigil 1, 2
  • Conjunctival suffusion - kemerahan konjungtiva tanpa eksudat yang merupakan tanda klinis sugestif yang harus memicu kecurigaan leptospirosis 2, 4

Gejala Gastrointestinal

  • Mual, muntah, dan anoreksia terutama pada fase awal 1
  • Nyeri abdomen yang dapat cukup berat hingga menyerupai apendisitis 1
  • Diare dapat terjadi sesekali 1

Manifestasi yang Lebih Jarang (Fase Imun)

  • Meningitis aseptik 1, 2
  • Ruam 1, 2
  • Ikterus (jaundice) - terkait dengan penyakit berat (Weil's disease) dan secara signifikan berhubungan dengan kematian 1, 2, 3
  • Insufisiensi ginjal - secara signifikan berhubungan dengan kematian 1, 2, 3

Presentasi Bifasik yang Khas

Fase septikemia berlangsung 4-7 hari dengan demam tinggi, mialgia difus, sakit kepala, dan conjunctival suffusion 2, 4

Fase imun terjadi setelah leptospira menghilang dari darah, dimana antibodi sirkulasi menyebabkan meningitis yang dimediasi imun, uveitis, dan ruam 4

Spektrum Keparahan Penyakit

Penyakit Ringan hingga Sedang

  • Gejala mirip influenza yang cenderung sembuh dalam 2 minggu 2, 5
  • Dapat asimtomatik atau dengan gejala minimal 4, 6

Penyakit Berat (Weil's Disease)

Terjadi pada 5-10% pasien yang terinfeksi dan ditandai oleh: 4, 3

  • Ikterus (jaundice)
  • Perdarahan
  • Gagal ginjal akut - memerlukan dialisis dan secara signifikan berhubungan dengan kematian (odds ratio 39.66) 3
  • Gagal hati-ginjal 2, 3
  • Sindrom distres pernapasan dewasa 5
  • Koagulasi intravaskular diseminata 5

Keterlibatan Paru

Manifestasi pulmonal terjadi pada 20-70% pasien, meskipun manifestasi pulmonal yang berat jarang terjadi 4

Peringatan Klinis Penting

Conjunctival suffusion adalah tanda klinis yang sangat sugestif dan harus segera memicu kecurigaan leptospirosis, terutama pada pasien dengan riwayat paparan air yang terkontaminasi 2

Faktor risiko kematian yang signifikan meliputi: riwayat alkoholisme, penyakit hati kronik yang sudah ada, ikterus, gagal ginjal akut, kebutuhan dialisis, dan kebutuhan perawatan intensif 3

Diagnosis klinis sangat penting karena pengobatan antibiotik harus dimulai sebelum hari keempat penyakit untuk membatasi komplikasi yang mengancam jiwa 5

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Leptospirosis Diagnosis and Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Leptospiral pneumonia.

Seminars in respiratory infections, 1997

Research

Leptospirosis.

Nature reviews. Disease primers, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.