Terapi Anak HBsAg Positif Usia 2 Tahun
Kapan Menunda Terapi (Rekomendasi Utama)
Anak usia 2 tahun dengan HBsAg positif sebaiknya TIDAK diobati jika berada dalam fase imun-toleran, dan harus dipantau setiap 6 bulan hingga terjadi aktivasi imun yang ditandai dengan peningkatan ALT. 1
Kriteria untuk Menunda Terapi
Tunda terapi jika anak memenuhi karakteristik fase imun-toleran:
- HBeAg positif 1
- HBV DNA tinggi (>20.000 IU/mL) 1
- ALT normal atau hanya sedikit meningkat 1
- Tidak ada tanda-tanda kerusakan hati yang signifikan 1
Alasan menunda: Anak dalam fase imun-toleran tidak merespons terapi interferon dan berisiko tinggi mengembangkan resistensi antivirus jika diberikan nucleos(t)ide analogues 1. Serokonversi spontan HBeAg sangat mungkin terjadi pada anak-anak 2, 3.
Kapan Memulai Terapi
Indikasi Mutlak untuk Terapi
Mulai terapi antivirus jika anak memenuhi SEMUA kriteria berikut:
HBV DNA ≥20.000 IU/mL (untuk HBeAg positif) atau ≥2.000 IU/mL (untuk HBeAg negatif) 1
ALT ≥2× batas atas normal (ULN) yang persisten selama minimal 6 bulan 1
Biopsi hati menunjukkan inflamasi atau fibrosis sedang hingga berat (Ishak ≥3/6 untuk inflamasi atau ≥F2 untuk fibrosis) 1
Pengecualian: Terapi Tanpa Memenuhi Kriteria Standar
Pertimbangkan terapi meskipun tidak memenuhi kriteria di atas jika terdapat:
- Sirosis dekompensata 1
- Riwayat keluarga karsinoma hepatoseluler (HCC) - anak berisiko tinggi mengembangkan HCC bahkan dengan perubahan histologis ringan 1, 4
- Glomerulonefritis terkait HBV 1
- Ko-infeksi dengan HDV, HCV, atau HIV 1
- Akan menjalani imunosupresi atau kemoterapi 1
Pilihan Terapi untuk Anak Usia 2 Tahun
Lini Pertama
Entecavir adalah pilihan utama untuk anak ≥2 tahun karena:
- Disetujui FDA untuk usia ≥2 tahun 1, 5
- Resistensi rendah (0,6% pada tahun 1,2,6% pada tahun 2) 1
- Dosis: 0,015 mg/kg/hari (maksimal 0,5 mg) 1
- Respons virologi superior dibanding plasebo (24,2% vs 3% untuk serokonversi HBeAg pada minggu 48) 1
Alternatif
Lamivudine dapat dipertimbangkan jika:
- Entecavir tidak tersedia 1
- Dosis: 3 mg/kg/hari (maksimal 100 mg/hari) 1
- Peringatan: Resistensi tinggi (18% pada tahun 1,64% pada tahun 3) 1
Interferon-α dapat digunakan jika:
- Durasi terapi terbatas diinginkan 1
- Tidak ada risiko resistensi 3, 6
- Kontraindikasi: Sirosis dekompensata 1
Tenofovir DF TIDAK direkomendasikan untuk usia 2 tahun karena hanya disetujui untuk ≥12 tahun 1, 7
Durasi Terapi
Untuk anak HBeAg positif yang menerima nucleos(t)ide analogues:
- Minimal 1 tahun sejak dimulai terapi 1
- Lanjutkan minimal 1 tahun setelah serokonversi HBeAg 1
- Pantau setiap 3 bulan selama terapi 4
Pemantauan Rutin (Tanpa Terapi)
Untuk anak dalam fase imun-toleran yang tidak diobati:
- Pemeriksaan fisik dan ALT serum setiap 6 bulan 1, 8
- HBeAg/anti-HBe setiap 6 bulan 1
- HBV DNA jika ALT meningkat 1
- USG hati setiap 6-12 bulan (tergantung tingkat keparahan) 8, 4
- Biopsi hati sebelum memutuskan terapi 1
Peringatan Penting
- Jangan obati anak dalam fase imun-toleran sampai hasil uji klinis kombinasi interferon dan nucleos(t)ide analogues tersedia 1
- Hindari monoterapi lamivudine jangka panjang karena resistensi tinggi 1
- Jika resistensi lamivudine terjadi, tambahkan adefovir atau ganti ke entecavir 1
- Pemantauan seumur hidup diperlukan bahkan untuk pembawa inaktif karena risiko sirosis, HCC, dan reaktivasi 8