Terapi Steroid pada Cystic Fibrosis pada Anak
Cystic Fibrosis Foundation secara tegas merekomendasikan TIDAK menggunakan kortikosteroid inhalasi secara rutin pada anak dengan cystic fibrosis (CF) usia ≥6 tahun tanpa asma atau ABPA, karena tidak terbukti memperbaiki fungsi paru atau mengurangi eksaserbasi (Rekomendasi Grade D). 1
Kortikosteroid Inhalasi: Tidak Direkomendasikan
Kortikosteroid inhalasi tidak boleh digunakan secara rutin pada CF tanpa indikasi spesifik:
- Tidak ada perbaikan fungsi paru (FEV1 atau FVC) yang signifikan secara statistik pada 388 pasien CF yang diteliti 2
- Studi withdrawal pada 171 pasien menunjukkan tidak ada perbedaan waktu hingga eksaserbasi antara kelompok yang melanjutkan kortikosteroid inhalasi versus plasebo 2
- Tidak ada manfaat dalam mengurangi eksaserbasi pulmonal atau memperlambat progresivitas penyakit 2
Kortikosteroid Oral: Pertimbangan Khusus
Prednison 1 mg/kg setiap hari alternatif dapat dipertimbangkan untuk anak dengan CF, dengan bukti memperlambat progresivitas penyakit paru: 3
- Dosis ini menunjukkan pengurangan signifikan dalam progresivitas penyakit paru 3
- HINDARI dosis tinggi (2 mg/kg setiap hari alternatif) karena risiko efek samping yang meningkat, terutama retardasi pertumbuhan 3
Efek Samping yang Harus Diwaspadai:
- Gangguan metabolisme glukosa dan intoleransi glukosa 2, 4
- Katarak 2
- Retardasi pertumbuhan linear pada anak 2, 3
- Peningkatan risiko kolonisasi Pseudomonas aeruginosa 2
Indikasi Spesifik untuk Steroid
Steroid sistemik HANYA diindikasikan pada kondisi berikut:
1. ABPA (Allergic Bronchopulmonary Aspergillosis) pada CF:
- Glukokortikoid sistemik adalah agen pilihan untuk ABPA akut pada CF 1
- Kombinasi glukokortikoid dengan azole (itraconazole) semakin banyak digunakan untuk CF-ABPA 1
- Regimen efektif: kortikosteroid oral 3 minggu dikombinasi dengan itraconazole oral selama 12 bulan 1
- Terapi metilprednisolon intravena bulanan dapat digunakan untuk membatasi toksisitas dari glukokortikoid harian 1
- Perhatian khusus: Glukokortikoid dapat menginduksi diabetes mellitus dengan konsekuensi serius pada CF 1
2. CF dengan Asma Bersamaan:
- Kortikosteroid inhalasi dapat dipertimbangkan hanya jika ada diagnosis asma yang terdokumentasi 1, 2
- Evaluasi reaktivitas bronkial secara individual diperlukan 1
Prinsip Diagnosis dan Terapi ABPA pada Anak CF
Gunakan prinsip terapi yang sama seperti ABPA pada asma dewasa, dengan kehati-hatian khusus untuk isu spesifik CF: 1
- Retardasi pertumbuhan dengan kortikosteroid sistemik adalah perhatian utama 1
- Bioavailabilitas azole yang tidak menentu karena perubahan enzim sitokrom P450 terkait usia 1
- Therapeutic drug monitoring esensial saat menggunakan kapsul itraconazole karena absorpsi buruk pada CF 1
Alternatif Terapi yang Lebih Direkomendasikan
Untuk pemeliharaan kesehatan paru pada anak CF ≥6 tahun, prioritaskan terapi berikut:
- Dornase alfa untuk penyakit paru sedang-berat (Rekomendasi Grade A) 1
- Tobramycin inhalasi untuk pasien dengan Pseudomonas aeruginosa persisten (Rekomendasi Grade A untuk penyakit sedang-berat) 1
- Hypertonic saline inhalasi untuk memperbaiki fungsi paru dan kualitas hidup (Rekomendasi Grade B) 1
- Azithromycin untuk pasien dengan P. aeruginosa persisten (Rekomendasi Grade B) 1