Estimasi Kehilangan Darah Menggunakan Kassa Steril
Ya, perdarahan dapat dan harus dihitung menggunakan kassa steril sebagai bagian dari metode standar pengukuran kuantitatif kehilangan darah intraoperatif. 1
Metode Standar Pengukuran Kehilangan Darah
Pedoman American Society of Anesthesiologists merekomendasikan penggunaan metode standar untuk pengukuran kuantitatif kehilangan darah, yang secara spesifik mencakup pemeriksaan kassa bedah (surgical sponges) bersama dengan suction canister. 1
Komponen Penilaian Visual Lapangan Bedah
Penilaian kehilangan darah harus mencakup 1:
- Pemeriksaan kassa bedah (surgical sponges) - untuk mengukur darah yang terserap
- Volume dalam suction canister - untuk mengukur darah yang tersedot
- Surgical drains - untuk mengukur darah yang keluar melalui drain
- Ukuran dan bentuk bekuan darah - untuk estimasi volume
- Keberadaan perdarahan mikrovaskular - untuk mendeteksi koagulopati
Penilaian Bersama Tim Bedah
Penilaian visual lapangan bedah harus dilakukan secara bersama-sama oleh ahli anestesi dan ahli bedah untuk menentukan apakah terjadi perdarahan mikrovaskular berlebihan (koagulopati). 1
Keterbatasan dan Pertimbangan Penting
Akurasi Estimasi Visual
Meskipun kassa steril merupakan metode standar, penting untuk memahami keterbatasannya 2, 3:
- Estimasi visual kehilangan darah sering tidak akurat - penelitian menunjukkan deviasi luas dengan kecenderungan underestimasi lebih sering terjadi 2
- Darah yang diencerkan cenderung overestimasi - bahkan ketika diketahui darah tersebut terencerkan 2
- Kassa yang jenuh penuh dengan darah sering grossly underestimated 2
- Pengalaman profesional tidak secara signifikan mempengaruhi akurasi estimasi 2
Peringatan Klinis Penting
Jangan mengandalkan estimasi visual saja untuk keputusan transfusi. Kombinasikan dengan 1:
- Monitoring hemoglobin/hematokrit - ukur saat terjadi kehilangan darah substansial
- Tanda-tanda perfusi organ vital - tekanan darah, heart rate, saturasi oksigen, urine output
- Status volume intravaskular pasien
- Faktor risiko pasien - cadangan kardiopulmoner rendah, konsumsi oksigen tinggi
Metode Pengukuran yang Lebih Akurat
Untuk situasi yang memerlukan pengukuran lebih presisi 4, 3:
- Pemodelan matematis dapat memberikan estimasi lebih objektif berdasarkan volume darah pasien, hematokrit awal dan akhir, jumlah unit transfusi
- Pengukuran langsung (direct measurement) dalam kondisi optimal memberikan referensi paling akurat, meskipun tidak selalu praktis 3
Algoritma Praktis Monitoring Perdarahan
- Lakukan penilaian visual periodik lapangan bedah bersama ahli bedah 1
- Periksa dan catat volume dari kassa bedah, suction canister, dan surgical drains 1
- Ukur hemoglobin/hematokrit saat kehilangan darah substansial atau indikasi iskemia organ 1
- Monitor tanda vital konvensional secara kontinyu untuk menilai perfusi organ 1
- Pertimbangkan transfusi berdasarkan kombinasi kehilangan darah terukur, kadar hemoglobin, dan status klinis pasien - bukan hanya satu parameter 1